
Bandung (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengirimkan tiga delegasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk mengikuti Pameran Pendidikan Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan di Bandung pada 8–11 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Nasional.
Informasi tersebut disampaikan Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Syamsul Huda, kepada Pranata Humas Kemenag Tuban, Laidia Maryati, Rabu (10/6/2026). “Ada tiga MI yang mengikuti pameran pendidikan ini, yakni MIN 1 Tuban, MI Hidayatun Najah, dan MI Ash Shomadiyah Makamagung,” ujar Syamsul Huda.
Dalam pameran tersebut, ketiga madrasah dari Kabupaten Tuban menampilkan berbagai inovasi pembelajaran yang mengangkat lima nilai Panca Cinta sebagai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Program ini menjadi wadah bagi madrasah untuk menunjukkan praktik baik dalam membangun karakter peserta didik melalui pendekatan pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.
Syamsul Huda mengungkapkan optimismenya terhadap keikutsertaan madrasah asal Tuban dalam ajang nasional tersebut. “Mudah-mudahan kegiatan ini membawa barokah dan manfaat bagi madrasah. Luar biasa, madrasah pasti bisa. Dengan Kurikulum Berbasis Cinta akan membawa anak-anak kita menjadi generasi yang berakhlakul karimah. Madrasah is the best,” tuturnya. Syamsul Huda hadir mendampingi delegasi dari ketiga MI selama pelaksanaan kegiatan. Pameran Pendidikan Kurikulum Berbasis Cinta secara resmi dibuka oleh Menteri Agama dan diikuti oleh berbagai satuan pendidikan dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyampaikan apresiasi atas partisipasi tiga madrasah tersebut dalam forum nasional. Menurutnya, keikutsertaan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan inovasi pendidikan madrasah Tuban sekaligus memperluas jejaring dan kolaborasi dengan madrasah lain di Indonesia.
“Kami berharap keikutsertaan tiga madrasah ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya untuk terus berinovasi dan mengembangkan pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai cinta, karakter, dan akhlak mulia. Semoga pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan di madrasah masing-masing sehingga membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Tuban,” harap Umi Kulsum.
Melalui ajang ini, Kementerian Agama Kabupaten Tuban berharap eksistensi dan prestasi madrasah semakin dikenal luas serta mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Perlu diketahui, peserta pameran dari Jawa Timur diwakili oleh Kemenag Kabupaten Tuban dan Kabupaten Lumajang. (Lai).
Editor:Laidia Maryati