Tingkatkan Mutu Lulusan, Kemenag Tuban Buka Telaah Master Soal Ujian Madrasah 2025/2026

TUBAN – Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Tuban menggelar pembukaan kegiatan Telaah Master Soal Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, bertempat di MTsN 1 Tuban.

​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pengawas MTs, Ketua KKMTs 1 hingga 4, pelaksana dari Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma), serta 24 orang tim penulis dan penelaah soal yang terpilih dari berbagai madrasah di Kabupaten Tuban.

​Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, Ketua KKMTs Tuban 1, Subiyanto, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa penyusunan soal bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral pendidik.
​”Kami berharap soal yang disusun benar-benar mencerminkan prinsip kompetensi, mengacu pada kisi-kisi, serta memiliki indikator yang jelas. Mari kita saling bersinergi dan berkolaborasi demi menghasilkan output terbaik bagi siswa-siswi kita,” ujar Subiyanto.

​Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, dalam pembinaan dan arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran KKMTs. Beliau menekankan bahwa mutu lulusan madrasah tidak boleh hanya bagus secara statistik “hitam di atas putih”, tetapi harus berdampak nyata pada pemahaman siswa.

​Beberapa poin penting yang ditekankan oleh Kepala Kantor antara lain:

  • ​Target Prestasi: Mengacu pada capaian tahun lalu, target rata-rata nilai asesmen literasi sebesar 85% dan numerasi sebesar 81% sesuai Perjanjian Kinerja (Perkin) Kementerian Agama.
  • ​Penguatan Lembaga: Yayasan pendidikan harus lebih ketat dalam manajemen dan mampu menyejahterakan guru, didukung oleh peran vital Komite Madrasah dan orang tua.
  • ​Evaluasi Pengajaran: Guru diminta melakukan evaluasi mendalam agar proses belajar-mengajar tidak menjadi rutinitas belaka, melainkan berfokus pada hasil (output) yang bisa dicapai siswa.

​Menutup arahannya, Umi Kulsum mengingatkan kembali visi besar kementerian. “Sesuai program Kementerian Agama, kita harus mewujudkan Madrasah Unggul, Ramah, dan Terintegrasi. Layanan keagamaan yang kita berikan harus berdampak langsung pada karakter dan kompetensi anak-anak yang kita ajar,” tegasnya.

​Dengan dimulainya tahap telaah master soal ini, diharapkan instrumen ujian yang dihasilkan mampu menjadi alat ukur yang valid untuk memetakan potensi dan meraih prestasi menuju madrasah yang lebih berkualitas di masa depan.

Share :