Porsadin Kecamatan Soko Resmi Dibuka, Kemenag Tuban Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter Santri

Kab. Tuban (Humas) – Pekan Olahraga dan Seni Antar Madrasah Diniyah (Porsadin) tingkat Kecamatan Soko resmi dibuka oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Imam Bukori, di MI Hidayatul Islam, Dusun Singkil, Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kamis (2/7/2026). Dalam sambutannya, Imam Bukori menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Soko yang telah sukses menyelenggarakan Porsadin sebagai wadah pembinaan bagi para santri Madrasah Diniyah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua FKDT Kecamatan Soko beserta seluruh panitia yang telah melaksanakan Porsadin ini dengan baik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pengembangan potensi santri,” ujarnya. Menurut Imam Bukori, Porsadin merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan di bidang olahraga maupun seni. Pendidikan di Madrasah Diniyah, katanya, tidak hanya berorientasi pada penguatan ilmu keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, sikap, dan keterampilan yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti setiap cabang perlombaan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, kedisiplinan, serta saling menghormati. Menurutnya, kompetisi bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga bagi setiap peserta.
“Menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam sebuah perlombaan. Yang lebih utama adalah bagaimana seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjaga sportivitas, menghormati lawan, mematuhi aturan, dan menerima hasil perlombaan dengan lapang dada,” tegasnya.

Imam Bukori juga menambahkan, semangat berkompetisi harus selalu diiringi dengan integritas dan akhlak yang baik. Prestasi, lanjutnya, akan memiliki nilai lebih apabila diraih melalui usaha yang sungguh-sungguh dan cara-cara yang menjunjung tinggi kejujuran. Selain itu, ia mengajak seluruh panitia, dewan juri, pelatih, dan pendamping agar menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing sehingga seluruh proses perlombaan berlangsung secara objektif, transparan, dan profesional.

“Saya berharap seluruh proses perlombaan dapat berjalan dengan objektif, transparan, dan profesional sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan para peserta,” katanya. Porsadin tingkat Kecamatan Soko ini menjadi ajang seleksi bagi para juara yang nantinya akan mewakili kecamatan pada Porsadin tingkat Kabupaten Tuban. Rencananya, Porsadin tingkat Kabupaten akan digelar pada 26 Juli 2026 di Pondok Pesantren Tanggir, Kecamatan Singgahan. (Humas/lai)

Editor:Laidia Maryati

Share :