Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, H. Japar membuka Pelatihan Teknis Karya Tulis Ilmiah bagi Jabatan Fungsional Tertentu, Senin (3/7/2023) di aula setempat secara daring, karena sedang bertugas diluar kota.
Ia mengatakan semua yang mengikuti diklat KTI ini adalah pejabat. “Sebagai seorang pejabat fungsional tentunya ada persyaratan untuk mengembangkan kariernya kedepan, diantaranya KTI. “Karya tulis ilmiah merupakan persyaratan kenaikan jabatan fungsional,” ujarnya.
Menurutnya menulis Karya Tulis Ilmiah harus APIK (Asli, Perlu, Ilmiah dan Konsisten).
“Asli, bukan dari hasil plagiasi, boleh mengutip tapi harus disertakan sumbernya, kemudian
Perlu, karena masalah yang ditulis berkaitan dengan tusinya,” ulasnya.
Pria yang mulai menjabat sebagai Kepala BDK Surabaya pada pertengahan Oktober 2020 ini melanjutkan poin selanjutnya yaitu
Ilmiah, artinya ditulis dengan metodologi yang jelas.
“Kemudian yang terakhir Konsisten, berkaitan langsung dengan tugas pokok, tidak keluar dari bidang tugas yang diembannya,” lanjutnya.
Sementara itu Wadi Rahmoko, Ketua Panitia Kegiatan menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pegawai untuk meningkatkan kompetensinya, salah satunya dalam hal administrasi. “Total peserta 35 orang 19 laki-laki dan 16 perempuan dan acara akan berlangsung selama enam hari mulai tanggal 3-8 Juli 2023,” ucapnya.
Sebagai informasi, Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengirim tiga orang peserta JFT. Pranata Humas Ahli Madya Laidia Maryati, Analis Kepegawaian Ahli Pertama Sindi Lisdiani dan Pengelola Barang dan Jasa Ahli Muda Sri Basuni.
Laidia Maryati mengaku sangat senang berkesempatan mengikuti diklat ini.
“Walaupun tadi dijelaskan pelatihan baru sampai proposal dan supaya ditindaklanjuti sesampai di tempat tugas, namun ini sangat bermanfaat, kami jadi mengerti alur pembuatan KTI,” ujarnya.
Ia menambahkan kemampuan untuk menulis dan mempublikasikan karya tulis ilmiah merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas Humas Kemenag daerah. Sebagai awal ada materi Building Learning Comitment oleh Widyaiswara Anung Edy Nugroho. (Lai)
Editor: Laidia Maryati


