






Kab Tuban(Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menyiapkan 15 masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik di sepanjang jalur mudik Lebaran tahun ini. Program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional Masjid Ramah Pemudik & Ekspedisi Masjid Indonesia yang diluncurkan oleh Kementerian Agama.
Kick off program tersebut diikuti secara daring oleh Kemenag Tuban bersama jajaran, Bagian Kesra, Polres dan Kodim dari aula perpustakaan Masjid Agung Tuban, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini disiarkan secara terpusat dari Kantor Kementerian Agama di Lapangan Banteng Jakarta dan diikuti secara nasional bahkan hingga peserta dari Taiwan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Umi Kulsum mengatakan, program Masjid Ramah Pemudik merupakan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan masjid selama Ramadan, khususnya pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor dengan Dinas Pekerjaan Umum, Puskesmas, dan Dinas Perhubungan. Tujuannya untuk memastikan para pemudik tetap mendapatkan pelayanan ibadah sekaligus tempat beristirahat yang layak selama perjalanan,” jelasnya.
Menurut Umi, masjid yang menjadi bagian dari program ini diharapkan menyediakan berbagai layanan dasar bagi para pemudik, seperti tempat istirahat yang nyaman, toilet bersih, kotak P3K, serta obat-obatan ringan.
Selain itu, pengelola masjid juga diimbau menyiapkan tenaga keamanan, melibatkan tim kesehatan, serta dukungan relawan seperti anggota Pramuka. Fasilitas lain yang perlu disediakan antara lain kotak saran, penjaga barang pemudik, serta memastikan tidak ada pungutan parkir bagi para pelintas.
“Kami juga mendorong adanya kerja sama yang kuat antara takmir masjid dengan kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan tim kesehatan agar masjid benar-benar menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu ciri utama Masjid Ramah Pemudik adalah membuka layanan selama 24 jam sehingga pemudik dapat beristirahat kapan pun dibutuhkan tanpa mengganggu kelancaran perjalanan mereka.
Kasi Bimas Islam Mashari menambahkan, di Kabupaten Tuban sendiri terdapat 15 masjid yang disiapkan sebagai rest area ramah pemudik, yakni Masjid Baitul Atiq dan Masjid An Nur Bancar, Masjid Nurul Iman Tambakboyo, Masjid Al Ikhlas dan Masjid Ath Thoriq Jenu, Masjid Agung Tuban dan Masjid Al-Falah Tuban, Masjid Al-Hikmah dan Masjid Buruk Ulaa Palang, Masjid Baiturrahim Soko, Masjid Baiturrahim Widang, Masjid Raudhatul Abror Rengel, Musala MTsN 2 Tuban, Masjid Khusnul Khotimah Merakurak, serta Masjid Nur Mu’in Semanding.
Melalui program ini, Kementerian Agama berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berperan sebagai ruang layanan publik yang memberi kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang menempuh perjalanan jauh. (Lai)
Editor: Laidia Maryati