
Kab. Tuban (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum memberikan pengarahan dalam Rapat Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) Kabupaten Tuban Tahun 2026 yang digelar di aula setempat, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh tim kepanitiaan AMI sebagai langkah awal mematangkan pelaksanaan ajang penghargaan bagi madrasah inovatif di Kabupaten Tuban.
Dalam sambutannya, Umi Kulsum menegaskan, penyelenggaraan AMI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya untuk membangun semangat kompetisi sehat dan mendorong perkembangan lembaga pendidikan madrasah.
“Tujuan diselenggarakannya AMI agar lembaga memiliki greget untuk terus berkembang dan berinovasi. Saya berharap para pengawas dapat melakukan pendekatan secara persuasif kepada lembaga-lembaga binaannya, sehingga madrasah semakin termotivasi untuk maju,” ujar Umi Kulsum.
Menurutnya, peran pengawas madrasah sangat penting dalam mendampingi serta memberikan motivasi kepada lembaga pendidikan agar mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, Ketua Panitia AMI 2026, Suwarno, menyampaikan, pada pelaksanaan tahun ini terdapat sejumlah usulan baru yang masih dalam tahap pembahasan panitia. “Tahun ini ada usulan adanya sistem peringkat dan setiap peserta yang mengikuti AMI tetap diberikan apresiasi sesuai bidang prestasinya. Namun usulan ini masih menjadi bahan pembahasan bersama,” jelasnya.
Ia juga membuka kesempatan kepada seluruh unsur panitia untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan AMI 2026, termasuk dalam proses penentuan dan pembagian tugas kepanitiaan. Rapat koordinasi tersebut berlangsung dengan suasana penuh semangat dan diharapkan mampu menghasilkan konsep pelaksanaan AMI yang lebih baik, objektif, serta mampu memacu madrasah di Kabupaten Tuban untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan. (Frida/Lai)
Editor: Laidia Maryati