Jaga Marwah Madrasah dengan Prestasi dan Al-Qur’an

Kab. Tuban (MIN2) – Momentum Idul Fitri 1447 H menjadi ajang penguatan sinergi bagi tenaga pendidik di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban. Bertempat di halaman MIN 2 Tuban, Sabtu (4/4/2026), Keluarga Besar Guru dan Kepala Madrasah dari dua kecamatan, Rengel dan Grabagan, menggelar acara Halal Bihalal dengan penuh khidmat. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah. Hadir pula para pengawas, kepala madrasah, serta seluruh guru dari lintas jenjang. Suasana semakin sejuk dengan tausiyah yang disampaikan oleh mubaligh kondang asal Senori, KH. Abdul Muiz, Lc.

Dalam sambutannya, Umi Kulsum menekankan pentingnya Program Unggul Bidang Literasi sebagai gerakan serentak di seluruh madrasah. Ia memberikan instruksi khusus bagi jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk menjamin kualitas lulusannya.
• Wajib Baca Tulis Al-Qur’an: Seluruh siswa MI wajib lancar membaca Al-Qur’an.
• Target Tahfidz: Siswa MI diwajibkan hafal Juz 30 yang nantinya harus ditampilkan dalam gelaran Haflah Akhirussanah.
• Seleksi Guru: Umi menegaskan agar madrasah tidak menerima guru yang tidak bisa membaca Al-Qur’an.

“Jangan sampai ada siswa madrasah yang tidak bisa baca Al-Qur’an. Kita harus menjaga marwah madrasah,” tegasnya di hadapan ratusan pendidik.

Lebih lanjut, Umi Kulsum memaparkan beberapa poin strategis terkait manajerial madrasah:
1. Evaluasi Visi-Misi: Pengawas diminta memastikan setiap madrasah memiliki visi-misi yang hidup, dilaksanakan, dan dievaluasi setiap tahun.
2. Kompetensi Kepala Madrasah: Kepala RA dan Madrasah wajib menguasai 5 kompetensi dasar agar program berjalan tepat sasaran.
3. Kapasitas Guru: Mutu madrasah bergantung pada kapasitas guru. Jika guru berprestasi, siswa pun akan berprestasi, sehingga madrasah akan terus diminati masyarakat.
4. Estafet Pendidikan: Diharapkan adanya kesinambungan jenjang pendidikan; lulusan RA masuk ke MI, MI ke MTs, dan MTs ke MA di bawah naungan Kemenag.

Ketua Panitia yang juga Kepala MIN 2 Tuban menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk saling tukar pikiran dan pengalaman antar guru. Hal ini sejalan dengan pesan Kepala Kemenag agar keluarga besar Kementerian Agama saling menguatkan satu sama lain.

Acara ditutup dengan Mauidhoh Hasanah oleh KH. Abdul Muiz, Lc, yang menekankan pentingnya menjaga kesucian hati pasca Ramadan melalui silaturahmi. Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan bersalam-salaman sebagai simbol luruhnya khilaf antar sesama pejuang pendidikan (Fat)

Editor: Laidia Maryati

Share :