
Kab. Tuban (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti Aula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tuban pada Kamis (23/4/2025). Agenda penting Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah digelar, menandai peralihan kepemimpinan dari Fatah Yasin kepada Shorihatul Inayah. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, didampingi Kasubag TU, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), jajaran pengurus Komite, serta seluruh guru dan staf tenaga kependidikan MIN 1 Tuban.
Dalam sambutan perpisahannya, Fatah Yasin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan semua pihak selama 3 tahun 3 bulan masa pengabdiannya. Ia menegaskan, transformasi madrasah adalah hasil kerja kolektif. ”Keberhasilan ini bukan karena saya sendiri. Tanpa dedikasi bapak dan ibu guru, MIN 1 Tuban tidak akan sampai di titik ini. Laporan perkembangan menunjukkan tren positif setiap tahunnya, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas pendidikan,” papar Yasin.
Shorihatul Inayah, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala MIN 1 Tuban, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah berjalan. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga stabilitas dan prestasi madrasah. ”Amanah ini besar, maka saya sangat mengharapkan bimbingan, arahan, serta kerja sama yang solid dari seluruh keluarga besar MIN 1 Tuban agar kita bisa terus bergerak maju,” tuturnya sesaat sebelum penandatanganan Berita Acara Sertijab.
Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, memberikan arahan strategis yang menjadi pedoman bagi kepemimpinan baru. Ia menggarisbawahi, pemimpin madrasah harus memiliki visi jangka panjang.
Empat Poin Arahan Utama Umi Kulsum:
Prestasi dan Prasasti: Jabatan bukan sekadar kursi kekuasaan, melainkan amanah. Kepala Madrasah tidak hanya dituntut mencetak prestasi akademik, tetapi juga meninggalkan “prasasti” berupa warisan sistem atau kebaikan yang manfaatnya dirasakan jangka panjang.
Bedah Visi Misi: Segera lakukan analisis mendalam terhadap visi dan misi madrasah untuk menyusun program kerja yang relevan dengan tantangan zaman.
Kolaborasi Ekstrakurikuler: Lakukan pemetaan bakat minat melalui kegiatan ekstrakurikuler dengan melibatkan Komite Madrasah dan Paguyuban orang tua siswa.
Madrasah sebagai Rumah:
Bangun komunikasi yang harmonis dan kelola sumber daya secara transparan. Jadikan madrasah sebagai “rumah kebanggaan” bagi seluruh warga madrasah. ”Kepala Madrasah yang baru harus segera beradaptasi. Hal-hal baik yang sudah diinisiasi oleh pejabat lama harus dilanjutkan, sementara inovasi baru harus terus dikembangkan,” tegas Umi Kulsum. Prosesi Sertijab ditutup dengan doa bersama, pemberian ucapan selamat, dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru perjuangan MIN 1 Tuban dalam mencetak generasi cerdas dan berakhlakul karimah.(Fat)
Editor: Laidia Maryati