
Kab. Tuban (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menyerahkan penghargaan purna tugas kepada empat Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Rapat Dinas Pejabat yang digelar di Aula Kemenhaj, Rabu (19/6/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun di lingkungan Kementerian Agama.
Empat ASN yang menerima penghargaan purna tugas tersebut adalah Moch. Mochtarom Niam, Pengawas Menengah dengan masa bakti 34 tahun 3 bulan; Asmuin, ASN KUA Kecamatan Montong dengan masa bakti 20 tahun 17 bulan; Samingun, ASN KUA Kecamatan Senori dengan masa bakti 24 tahun 5 bulan; serta Hamim, ASN purnatugas dari KUA Kecamatan Widang dengan masa bakti 21 tahun 5 bulan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN purnatugas atas kontribusi yang telah diberikan selama bertugas. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada Kementerian Agama. Bapak-bapak telah mewarnai perjalanan Kemenag Tuban dengan berbagai karya dan pengabdian. Silakan kembali berkecimpung di tengah masyarakat dan terus mengabdikan diri. Mohon kebiasaan-kebiasaan baik yang selama ini dijalankan dapat diteruskan,” ujar Umi Kulsum.
Dalam rapat tersebut, Kepala Kankemenag juga menegaskan pentingnya tindak lanjut hasil rapat dinas hingga ke tingkat satuan kerja dan KUA. Menurutnya, kegiatan serupa perlu di-breakdown dan dilaksanakan secara berkala, minimal tiga bulan sekali, dengan melibatkan seluruh ASN di wilayah masing-masing, termasuk unsur Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Selain itu, Umi Kulsum mengingatkan seluruh jajaran agar terus bersemangat dalam mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama, termasuk penerapan Asta Protas yang harus diwujudkan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Terkait program ekoteologi, pengawas diminta mendokumentasikan perkembangan pohon asuh di wilayah tugas masing-masing.
Sementara itu, KUA yang telah menjalankan program tersebut diminta terus meningkatkan pelaksanaannya, sedangkan yang belum optimal didorong untuk segera melakukan percepatan. “Program ekoteologi harus terus kita kawal bersama. Pengawas diminta mendokumentasikan pohon asuh di wilayahnya, sedangkan KUA perlu memastikan pelaksanaannya berjalan baik dan terukur,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam juga diminta menjadwalkan serta mencocokkan jumlah pohon atau bunga yang telah ditanam dengan jumlah pasangan pengantin yang tercatat dalam program tersebut.
Umi Kulsum turut mengapresiasi Tim Zona Integritas (ZI) satuan kerja yang telah melaksanakan studi banding ke MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, berbagai masukan dari kegiatan tersebut perlu segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola di lingkungan Kemenag Tuban.
Ia juga menyoroti hasil kegiatan “Bincang Santai” yang rutin digelar setiap Jumat. Kegiatan tersebut, menurutnya, telah menghasilkan sejumlah masukan dan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan bersama.
Di akhir arahannya, Umi Kulsum menekankan pentingnya penguatan identitas dan branding madrasah agar memiliki keunggulan sesuai karakteristik dan kondisi masing-masing lembaga. Untuk itu, peran pengawas madrasah dinilai sangat penting dalam memberikan pendampingan dan pembinaan.
“Setiap madrasah harus memiliki branding yang kuat sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki. Pengawas madrasah harus hadir mendampingi agar pengembangan tersebut dapat berjalan optimal,” pungkasnya.
Rapat dinas ini diikuti pejabat eselon IV, perencana, pranata humas, analis SDM, pranata komputer, pejabat pengadaan barang dan jasa, arsiparis, kepala KUA, penyuluh agama, pengawas madrasah, pengawas PAIS, hingga kepala satuan kerja MIN, MTsN, dan MAN se-Kabupaten Tuban.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi kedinasan dari masing-masing seksi, yang dipimpin oleh Plt Kasubag TU, Imam syafi’i. Informasi pertama diawali dari Kepala Seksi PD Pontren Imam Bukori, Penyelenggara Zakat Wakaf sekaligus Plt Kasi Penma, Lukman Hakim, Kasi Bimas Islam Mashari, serta Plt Kasubag TU sekaligus Kepala Seksi PAIS Imam Syafi’i (Rifa/Lai).
Editor: Laidia Maryati