ASN Kemenag Tuban Salurkan Daging Kurban untuk Tukang Parkir, Abang Becak dan Kaum Dhuafa

Kab. Tuban (Humas) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Tuban dengan menyalurkan daging kurban kepada tukang parkir, abang becak, serta kaum dhuafa pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah kurban sekaligus bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran daging kurban tersebut berlangsung di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban dengan melibatkan para pegawai Kemenag. Masyarakat penerima tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diberikan menjelang momentum Hari Raya Iduladha.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui Kemenag Tuban. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BSI (Bank Syari’ah Indonesia) dan PT SBI (Solusi Bangun Indonesia) yang telah memberikan kepercayaan kepada Kemenag Tuban untuk menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujar Umi Kulsum.

Sementara itu, Plt. Kasubag TU Kemenag Tuban, Imam Syafi’i, menjelaskan, bantuan hewan kurban berasal dari sejumlah mitra yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Menurutnya, Bank Syariah Indonesia memberikan amanah berupa dua ekor kambing, sedangkan PT. Solusi Bangun Indonesia menyerahkan satu ekor kambing untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, amanah kurban dari para mitra dapat kami salurkan kepada para tukang parkir, abang becak dan kaum dhuafa. Ini menjadi bentuk sinergi kebaikan antara lembaga dan masyarakat,” kata Imam Syafi’i. Ia menambahkan, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi ritual keagamaan, tetapi juga mengandung nilai sosial yang sangat kuat. Kurban menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT sebagaimana keteladanan Nabi Ibrahim AS ketika menjalankan perintah untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebelum akhirnya digantikan dengan hewan sembelihan oleh Allah SWT.

Selain itu, kurban juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT melalui berbagi kepada sesama. Distribusi daging kurban kepada masyarakat kurang mampu dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Melalui ibadah kurban, umat Islam diajarkan untuk berbagi, peduli dan membantu sesama. Ini juga menjadi sarana penyucian harta dan rezeki yang dimiliki,” tambahnya.

Secara hukum, mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i, Maliki dan Hanbali menetapkan bahwa ibadah kurban merupakan sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Meski tidak bersifat wajib, ibadah kurban memiliki keutamaan besar dan menjadi momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan dan solidaritas sosial. Melalui kegiatan tersebut, ASN Kemenag Tuban berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam momentum Iduladha yang sarat makna pengorbanan dan kemanusiaan. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :