
Kab.Tuban (Humas) – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban melaksanakan apel penghormatan bendera rutin setiap tanggal 17 di halaman kantor setempat, Rabu (17/06/2026). Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Tuban, Imam Bukori, dengan petugas apel dari staf Seksi PD Pontren.
Dalam amanatnya, Imam Bukori menyampaikan sejumlah informasi penting terkait perkembangan pendataan lembaga pendidikan keagamaan melalui Education Management Information System (EMIS). Ia mengingatkan, ini merupakan hari terakhir pengisian data EMIS bagi seluruh lembaga di bawah binaan Kemenag.
Menurutnya, dari total 164 pondok pesantren di Kabupaten Tuban, baru 72 lembaga yang telah menyelesaikan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS. Sementara itu, untuk Ma’had Aly terdapat 5 lembaga dan seluruhnya telah terdata. Pada kategori Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) tercatat sebanyak 5 lembaga.
Untuk Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), dari total 1.496 lembaga, sebanyak 1.055 lembaga telah menyelesaikan BAP EMIS. Sedangkan pada Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dari 794 lembaga, baru 503 lembaga yang telah menyelesaikan proses tersebut.
“Hari ini merupakan batas akhir pengisian EMIS. Kami berharap seluruh lembaga yang belum menyelesaikan BAP segera menuntaskannya agar data pendidikan keagamaan di Kabupaten Tuban dapat tersaji secara akurat dan menjadi dasar berbagai program bantuan pemerintah,” ujar Imam Bukori.
Selain itu, Imam Bukori juga menyampaikan perkembangan usulan insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dari Pemerintah Kabupaten Tuban. Dari lebih dari 10 ribu guru TPQ yang diajukan, hasil verifikasi menunjukkan sekitar 8.635 guru dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima insentif. “Alhamdulillah, dari lebih dari sepuluh ribu guru TPQ yang diusulkan, sekitar 8.635 guru telah memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi. Semoga program ini dapat menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mendidik generasi Qurani,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyinggung anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah. Jika pada tahun-tahun sebelumnya MDT menerima alokasi sekitar Rp8,7 miliar, tahun ini anggaran tersebut mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi sehingga menjadi sekitar Rp4 miliar.
Memasuki bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan kepedulian terhadap anak yatim, Imam Bukhari mengajak seluruh ASN Kemenag Tuban untuk berpartisipasi dalam kegiatan santunan yatim yang akan digelar bersama. “Bulan Muharam merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh ASN Kemenag Tuban untuk berpartisipasi dalam santunan yatim bersama. Tersedia pilihan paket donasi sebesar Rp100 ribu dan Rp150 ribu,” pungkasnya.
Apel berlangsung khidmat dan diikuti seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tuban sebagai sarana penguatan disiplin, penyampaian informasi kedinasan, serta penguatan nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan pegawai. (Rifa/Lai)
Editor: Laidia Maryati