
Kab. Tuban(Humas)–Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban menggelar Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 di halaman MAN 1 Tuban, Sabtu (3/1/2025). Upacara tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Tuban dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kulsum.
Dalam momentum HAB ke-80 ini, Kemenag Tuban membagikan 181 piagam dan piala penghargaan. Rinciannya, 140 piagam diberikan kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HAB ke-80. Beragam perlombaan digelar, di antaranya Lomba Menulis, Kepala dan Guru Teladan, Penyuluh Award, Lomba KUA dan Satker Berseri, Lomba Voli, Pelangi Biru dan Konten Pelangi Biru, Lomba Aqidatul Awam dan Membatik, Karaoke, Pantun HAB dan Zona Integritas, serta Lomba Cerdas Cermat tingkat MI dan MTs.
Selain itu, Kemenag Tuban juga memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 41 ASN sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka. Penghargaan tersebut terdiri dari Satyalancana pengabdian 10 tahun kepada 22 orang, pengabdian 20 tahun kepada 16 orang, serta pengabdian 30 tahun kepada 3 orang ASN.
Pada kesempatan tersebut, Umi Kulsum membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dalam sambutan tersebut disampaikan, HAB ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Tema ini menegaskan, kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif untuk mendorong kemajuan bangsa.
Disampaikan pula, kehadiran Kementerian Agama sejak awal merupakan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Selama 80 tahun perjalanannya, Kementerian Agama berperan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Peran tersebut kini semakin luas dan krusial, meliputi peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama berbasis cinta kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan bangsa.
Dalam sambutan itu juga ditegaskan, setiap kebijakan dan langkah Kementerian Agama harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak sebatas urusan administratif dan birokrasi. Seluruh ASN Kementerian Agama dituntut untuk bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif terhadap perubahan, terbuka pada teknologi dan inovasi, serta responsif dan empatik dalam melayani umat dengan penuh integritas.
Selain upacara dan perlombaan, rangkaian peringatan HAB ke-80 di Kabupaten Tuban juga diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, antara lain Tasyakuran 1.000 Khatam Al-Qur’an, Resik-Resik Rumah Ibadah, Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama, Kemah Moderasi Beragama, serta kegiatan Bhakti Sosial. (Lai)
Editor: Laibercerita