Sampaikan Materi Kultum, ini Pesan Kepala Kemenag Tuban


Kab. Tuban(Humas)–Usai melaksanakan salat Dzuhur, Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit) yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, di Musala Al-Ikhlas, Rabu (25/2/2026).

Dalam tausiyahnya, Umi Kulsum menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh keluarga besar Kemenag Tuban untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar dapat memaksimalkan ibadah di bulan penuh berkah tersebut.

“Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu. Termasuk menjaga lisan dari menggunjing, menebar fitnah, dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya sikap tabayun dalam menerima informasi, terlebih di era digital saat ini. Ia mengutip surat Al Hujarat ayat 6 yang mengajarkan agar umat Islam tidak langsung mempercayai kabar yang diterima, khususnya kabar negatif, tanpa tabayyun atau meneliti dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

“Kita harus bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah terprovokasi oleh berita hoaks. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas dan keharmonisan, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Umi Kulsum juga mengajak ASN Kemenag Tuban untuk menghindari fitnah di akhir zaman serta memperbanyak amal kebaikan. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan memperbanyak doa. “Selagi masih dipertemukan dengan Ramadan, mari kita maksimalkan kesempatan ini. Perbanyak ibadah sunnah dan tingkatkan kepedulian sosial,” pesannya

Kultum rutin ini menjadi bagian dari pembinaan rohani sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi ASN, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan kultum rutin ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag Tuban dapat memperkuat integritas, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya dalam menyambut dan mengisi bulan suci Ramadan dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :