
Kab. Tuban (Humas)—Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah Negeri beserta wakil kepala mengikuti kegiatan Pembinaan dan Koordinasi Pelaksanaan PMBM (Penerimaan Murid Baru Madrasah) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Tuban di Aula Gedung PLHUT, Kamis (26/2/2026).
Pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, didampingi Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma), Lukman Hakim. Hadir perwakilan dari setiap satker jenjang MIN, MTsN, dan MAN, masing-masing lima orang yang terdiri atas kepala madrasah dan empat wakil kepala bidang kurikulum, sarana prasarana, kesiswaan, serta humas.
Dalam arahannya, Umi Kulsum menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarsatker dalam pelaksanaan PMBM Tahun Pelajaran 2026/2027. “Komunikasi bisa langsung kepada Seksi Penma, Kepala Kantor, maupun antar satker,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Hal ini terlihat dari banyaknya calon siswa yang telah melakukan inden meski pendaftaran resmi belum dibuka. Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat madrasah lengah. “Kepercayaan masyarakat ini harus terus dijaga. Jangan sampai madrasah menjadi pilihan kedua. Kita harus terus meningkatkan kapasitas lembaga dan kualitas peserta didik,” tegasnya.
Umi Kulsum mendorong pengembangan kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi, serta penguatan pendidikan karakter bagi siswa. Ia juga mengulas secara rinci tugas dan fungsi para wakil kepala madrasah, mulai dari bidang kurikulum, sarana prasarana, kesiswaan, hingga hubungan masyarakat.
Terkait program Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), ia meminta agar setiap kegiatan dilaporkan kepada Seksi Penma dan mendapatkan izin dari kepala madrasah masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Umi Kulsum turut menyinggung pentingnya menghidupkan kembali iuran KORPRI guna mendukung peningkatan mutu ASN. Selain itu, ia mengajak seluruh satker untuk mengoptimalkan peran UPZ Kemenag Tuban dalam penghimpunan dan pentasyarufan zakat kepada delapan asnaf, yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Momentum Ramadan juga menjadi perhatian khusus. Ia mengajak seluruh ASN untuk aktif menyemarakkan berbagai kegiatan Ramadan Kemenag Tuban, seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah Dzuhur dan Ashar, kultum, Safari Ramadan, pembagian takjil, khatmil Qur’an dan peringatan Nuzulul Qur’an, bakti sosial dan santunan bagi anak yatim serta dhuafa, program THR (Tebar Harapan Ramadan), hingga Rumah Ibadah Ramah Pemudik.
Sementara itu, Lukman Hakim mengimbau seluruh madrasah untuk mengimplementasikan konsep ekoteologi dalam kegiatan pendidikan, termasuk dalam menghadapi tantangan penerimaan murid baru. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan-kebiasaan baik yang membekas pada diri peserta didik sebagai bagian dari penguatan karakter di madrasah.
Melalui pembinaan ini, diharapkan pelaksanaan PMBM Tahun Pelajaran 2026/2027 di Kabupaten Tuban dapat berjalan tertib, transparan, dan semakin meningkatkan mutu pendidikan madrasah. (Lai)
Editor: Laidia Maryati