Puasa Hari Pertama, ASN Kemenag Tuban Ikuti Kultum “Ramadan Mengaji, Ramadan Menginspirasi”


Kab. Tuban (Humas) – Mengawali puasa hari pertama Ramadan 1447 H, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengikuti kegiatan kultum bertajuk Ramadan Mengaji, Ramadan Menginspirasi di Musala Al-Ikhlas, Kamis (19/2/2026), menghadirkan Lukman Hakim, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban sebagai pemateri dengan tema “Keistimewaan Bulan Ramadan”. Seluruh pejabat, baik pejabat struktural maupun pejabat fungsional, serta staf di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban turut hadir dan menyimak materi dengan khidmat.

Dalam tausiyahnya, Lukman Hakim menyampaikan, bulanbRamadan merupakan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Ia mengawali kultum dengan menjelaskan pada bulan Ramadan setan-setan dibelenggu, sehingga umat Islam memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjauhi perbuatan maksiat. “Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan memperbaiki diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah keistimewaan bulan Ramadan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Pertama, Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an, yang setiap tanggal 17 Ramadan diperingati sebagai Nuzulul Qur’an. Kedua, pada bulan ini Allah SWT membuka pintu surga selebar-lebarnya dan menutup pintu neraka serapat-rapatnya.

Selain itu, Ramadan juga dikenal sebagai bulan penuh doa yang mustajab. Di dalamnya terdapat malam istimewa, Lailatul Qadar, yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Pada malam tersebut, dosa-dosa diampuni dan doa-doa dikabulkan bagi hamba yang bersungguh-sungguh dalam ibadah. Lukman Hakim juga mengingatkan, bulan Ramadan terbagi menjadi tiga fase. Sepuluh hari pertama adalah fase rahmat, sepuluh hari kedua fase ampunan (magfirah), dan sepuluh hari ketiga merupakan fase pembebasan dari api neraka.

Melalui kegiatan kultum ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag Tuban dapat memaknai Ramadan tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai sarana peningkatan spiritualitas dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Kegiatan Ramadan Mengaji, Ramadan Menginspirasi direncanakan akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :