Kab. Tuban (Humas)– Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII tingkat Kabupaten Tuban resmi digelar di Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Minggu kemarin. Ajang yang diikuti ratusan santri dari Madrasah Diniyah se-Kabupaten Tuban ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky.
Melalui tayangan video, Bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Porsadin VII. Ia juga mengapresiasi Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tuban, panitia, para ustaz dan ustazah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Melalui Porsadin kita tidak hanya melahirkan generasi yang berprestasi dalam bidang olahraga dan seni, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, sportivitas, serta semangat ukhuwah Islamiah bagi para santri Madrasah Diniyah,” ujar Lindra.
Ia menegaskan, tema “Berkhidmat Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa” sejalan dengan upaya memperkuat peran Madrasah Diniyah sebagai pilar pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
“Mari kita terus menguatkan peran Madrasah Diniyah dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Semoga seluruh rangkaian Porsadin VII berjalan lancar, sukses, serta membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan keagamaan, khususnya di Kabupaten Tuban,” tambahnya.
Ucapan selamat juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Putri Kartika. Ia berharap Porsadin menjadi momentum melahirkan generasi muda Tuban yang unggul dalam prestasi sekaligus kokoh dalam karakter. “Selamat berlomba kepada seluruh santri. Junjung tinggi sportivitas dan raih prestasi terbaik untuk mengharumkan Madrasah Diniyah,” pesannya.
Pembukaan Porsadin VII dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Imam Bukori serta Ketua DPC FKDT Kabupaten Tuban, Ahmad Mustaghfirin atau biasa disapa Gus Mad. Peresmian pembukaan ditandai secara simbolis bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus FKDT, pimpinan pondok pesantren, serta ratusan kafilah dari berbagai lembaga Madrasah Diniyah.
Dalam sambutannya, Umi Kulsum mengapresiasi terselenggaranya Porsadin VII. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan menjadi wahana memperkuat nilai-nilai religius, sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan di kalangan santri.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni. Ia mengapresiasi konsistensi FKDT Kabupaten Tuban, Kementerian Agama, serta para pengasuh pondok pesantren dalam membina santri secara berkelanjutan. “Madrasah Diniyah dan pondok pesantren merupakan pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas. Kami berkomitmen terus mendukung keberadaan dan pengembangannya,” tegas Sri Wahyuni.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Tuban, Ahmad Mustaghfirin (Gus Mad), melaporkan bahwa Porsadin VII tingkat kabupaten tahun ini diikuti santri dari 282 lembaga Madrasah Diniyah yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban.
Secara terpisah, Kasi PD Pontren Kemenag Tuban, Imam Bukhari, menjelaskan, rangkaian pembukaan berlangsung meriah, ditandai dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya kompetisi. “Ratusan santri dari jenjang Ula hingga Wustha berkompetisi pada 14 cabang olahraga dan seni. Selain memperebutkan puluhan piala, para juara juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti pembinaan untuk mewakili Kabupaten Tuban pada Porsadin tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya kepada Pranata Humas Kemenag Tuban, Laidia Maryati, Senin (27/7/2026). (Lai)
Editor: Laidia Maryati