Kab. Tuban (Humas) – Komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani terus diperkuat oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan pembangunan Zona Integritas (ZI) yang diberikan oleh Tim Zona Integritas Kemenag Kota Malang. Kegiatan berlangsung di Aula PLHUT Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Jumat (17/7/2026), dengan diikuti 14 anggota Tim ZI Kemenag Kota Malang.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Zona Integritas Kemenag Kota Malang yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan memberikan pendampingan kepada jajaran Kemenag Tuban. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Zona Integritas Kemenag Kota Malang yang telah hadir dan berbagi pengalaman. Kami berharap setelah kegiatan ini mindset ASN Kemenag Tuban terhadap pembangunan Zona Integritas semakin baik, sehingga mampu meminimalkan praktik pungutan liar maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Umi Kulsum.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Moh. Shamton, memberikan penguatan secara daring karena pada saat yang bersamaan menghadiri pertemuan bersama Menteri Agama. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komitmen seluruh unsur organisasi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melengkapi penguatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Malang, Ahmad Hadi, memaparkan sejumlah aspek penting yang harus dipenuhi dalam pembangunan Zona Integritas. Menurutnya, penataan lingkungan kerja menjadi salah satu indikator yang tidak dapat diabaikan.
“Keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh dokumen, tetapi juga implementasi di lapangan. Penataan tata letak ruangan, pembentukan satuan pengamanan kantor, penyempurnaan evidence, serta keterlibatan aktif kepala KUA, penyuluh agama, dan penghulu merupakan bagian yang wajib dipenuhi. Kami ingin Kemenag Tuban sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),” tegas Ahmad Hadi.
Usai sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pengelompokan enam area pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Tuban sekaligus diskusi intensif yang didampingi langsung oleh Tim ZI Kemenag Kota Malang. Keenam kelompok kerja (Pokja) tersebut meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Melalui pendampingan ini diharapkan seluruh tim mampu menyusun langkah strategis dan memperkuat implementasi pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung penuh semangat, interaktif, dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengakselerasi terwujudnya Kemenag Tuban yang bersih, akuntabel, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (Rifa/Lai)






