Penyuluh Agama Islam KUA Singgahan Sampaikan Ekspose Layanan Keagamaan Saat Apel Pagi ASN

Kab. Tuban(Humas)–Penyuluh Agama Islam KUA Singgahan Abdul A’la menyampaikan ekspose layanan keagamaan KUA dalam kegiatan apel pagi seluruh ASN se-Kecamatan Singgahan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Singgahan, Senin (08/02/2026).

Dalam penyampaiannya, Abdul A’la memaparkan sejumlah layanan keagamaan yang telah dan sedang dilaksanakan oleh KUA Singgahan, di antaranya data peristiwa pernikahan sepanjang tahun 2025, jumlah masjid dan mushola yang tersebar di wilayah Kecamatan Singgahan, serta perkembangan tanah wakaf baik yang sudah memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW) maupun yang belum bersertifikat.

Ia menjelaskan, KUA terus berperan aktif dalam pendampingan administrasi keagamaan, khususnya dalam penguatan legalitas tanah wakaf. Oleh karena itu, pria yang juga ketua bidang infokom Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tuban ini mengajak seluruh unsur pemerintah desa dan ASN untuk bersinergi menyukseskan Program Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Tahun 2026, guna memberikan kepastian hukum, mencegah sengketa, dan menjaga keberlangsungan aset keagamaan umat.

“Tanah wakaf adalah aset umat yang harus kita jaga bersama. Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar proses sertifikasi tanah wakaf dapat berjalan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan informasi terkait layanan keagamaan KUA, mulai dari bimbingan perkawinan, layanan wakaf, pembinaan keagamaan masyarakat, hingga peran penyuluh agama dalam penguatan moderasi beragama.

Ia menegaskan, layanan keagamaan KUA memiliki dampak strategis dan selaras dengan Asta Protas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya melalui pendekatan ekoteologi, yaitu kesadaran keagamaan yang menekankan kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat.

Kegiatan apel pagi tersebut menjadi ajang penguatan koordinasi dan komitmen bersama seluruh ASN di Kecamatan Singgahan dalam mendukung program-program keagamaan dan pembangunan sosial berbasis nilai religius dan keberlanjutan (ala/lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :