Milad Ke-7 APRI Tuban Resmi Dimulai, Kemenag Dorong Penghulu Perkuat Inovasi dan Kolaborasi untuk Masyarakat

Kab. Tuban (Humas) — Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Tuban resmi mengawali rangkaian peringatan Milad ke-7 melalui kegiatan Kick Off yang digelar di Cafe HRP Ocean View, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergi antar penghulu sekaligus mendorong transformasi pelayanan keagamaan yang semakin profesional dan berdampak bagi masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Kepenghuluan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Moh. Najib, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, seluruh penghulu se-Kabupaten Tuban, pranata humas, serta guru DPK.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-7 APRI Cabang Tuban. Ia berharap organisasi profesi para penghulu tersebut semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Selamat Milad ke-7 APRI Cabang Tuban. Semoga semakin berkah, mampu mengantarkan seluruh anggota APRI meraih kesuksesan dunia dan akhirat, serta terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Umi Kulsum.

Lebih lanjut, ia mendorong APRI untuk menindaklanjuti program Penanaman Pohon Cinta sebagai implementasi Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi bukti nyata kontribusi penghulu terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra. “Tunjukkan bahwa APRI mampu menggandeng berbagai mitra. Program Penanaman Pohon Cinta perlu terus dikembangkan hingga ke daerah sebagai bentuk tindak lanjut Asta Protas,” pesannya.

Terkait pemerataan penghulu, Umi Kulsum menegaskan, penempatan penghulu akan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi. Ia juga mengajak seluruh Kepala KUA membangun sinergi dengan penghulu, penyuluh agama, pengawas madrasah, pengawas sekolah, dan seluruh ASN Kementerian Agama di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari, menyampaikan apresiasi kepada lima penghulu senior yang telah mendedikasikan diri dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memastikan regenerasi penghulu terus dipersiapkan oleh pimpinan. “Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian para penghulu senior. Regenerasi juga telah dipersiapkan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ungkap Mashari.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Kepenghuluan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Moh. Najib, memberikan sosialisasi implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1644 Tahun 2025 tentang Percepatan Pengisian Jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Ia menjelaskan, regulasi baru tersebut menghadirkan mekanisme pengisian jabatan yang lebih lincah, objektif, dan terukur dibandingkan aturan sebelumnya. Selain itu, KMA tersebut mengatur periodisasi masa jabatan Kepala KUA selama empat tahun setiap periode, dengan peluang perpanjangan apabila menunjukkan kinerja baik atau berdasarkan kebutuhan sumber daya manusia. “KMA Nomor 1644 Tahun 2025 merupakan bagian dari transformasi tata kelola KUA, dari regulasi menuju aksi. Filosofinya adalah penyegaran organisasi tanpa mengabaikan kesinambungan program,” jelas Moh. Najib.

Ketua APRI Kabupaten Tuban, Nurul Yaqin Anas, memaparkan sejumlah kegiatan yang akan mewarnai peringatan Milad ke-7 APRI. Di antaranya Car Free Day Nikah, edukasi pelayanan nikah kepada masyarakat, Gerakan Tanam Pohon Cinta di setiap kecamatan, serta bimbingan remaja usia sekolah yang dikemas secara outdoor. “Melalui rangkaian Milad ini kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran penghulu dalam pembinaan keluarga, pelestarian lingkungan, dan edukasi generasi muda,” kata Moh. Anas.

Acara kick off milad APRI ke-7 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Kemenag Tuban. Dalam kesempatan ini juga diwarnai dengan penyerahan bingkisan penghargaan kepada A. Mudakir, Penghulu KUA Kecamatan Palang, yang akan memasuki masa purna tugas pada 1 Agustus 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif membahas berbagai persoalan yang dihadapi penghulu di lapangan, sebagai upaya mencari solusi bersama demi peningkatan kualitas layanan keagamaan di Kabupaten Tuban. (Rifa/Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :