
Kab. Tuban (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menggelar rapat persiapan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Porsadin) tingkat Jawa Timur di Ruang Subbag Tata Usaha, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tuban.
Mengawali rapat, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kemenag Tuban, Imam Bukori, menyampaikan sejumlah persiapan terkait keikutsertaan Kafilah Kabupaten Tuban pada Porsadin tingkat Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Lumajang pada 25–26 September 2026.
Imam menjelaskan, kafilah Porsadin Kabupaten Tuban dijadwalkan berangkat pada Jumat pagi. Sebelum keberangkatan, seluruh kafilah akan berkumpul di depan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban bersama sejumlah pihak yang turut memberikan dukungan, di antaranya Ketua DPRD, FKDT, dan panitia.
“Porsadin tingkat Jawa Timur akan dilaksanakan di Kabupaten Lumajang pada tanggal 25–26 September. Kafilah Kabupaten Tuban akan berangkat Jumat pagi dan berkumpul terlebih dahulu di depan Kantor Kemenag Tuban,” jelas Imam.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menegaskan pentingnya dukungan dan pengelolaan kegiatan secara tertib agar seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan dengan baik.
“Asal kita ada kemampuan, kita usahakan untuk biayanya. Yang terpenting, seluruh prosesnya harus dilakukan dengan baik dan tertib, termasuk dalam hal administrasi, terutama para penyuluh kita dan tentunya Seksi PD Pontren,” tegas Umi Kulsum.
Umi juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan kelembagaan di lingkungan pesantren. Menurutnya, penunjukan Direktur Jenderal Pesantren menjadi salah satu langkah yang diharapkan dapat semakin memperkuat tata kelola bidang pesantren ke depan.
“Alhamdulillah, sudah ditunjuk juga Dirjen Pesantren. Ini menandakan, insya Allah, semuanya akan semakin tertata dengan baik dan semoga ke depan jauh lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Umi Kulsum meminta keberadaan FKDT di Kabupaten Tuban dapat lebih dirutinkan. Menurutnya, koordinasi yang konsisten antara Kemenag, FKDT, dan para pemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung pembinaan madrasah diniyah secara berkelanjutan.
“Saya minta keberadaan FKDT lebih dirutinkan dan semuanya harus ditata dengan baik. Dengan koordinasi yang baik, insya Allah berbagai program pembinaan madrasah diniyah dapat berjalan semakin optimal,” pungkasnya.
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Tuban bersama FKDT dalam mematangkan persiapan Kafilah Kabupaten Tuban agar dapat mengikuti Porsadin tingkat Jawa Timur dengan optimal, sekaligus memperkuat sinergi dalam pembinaan pendidikan diniyah takmiliyah di Kabupaten Tuban. (Frida/Lai)
Editor: Laidia Maryati
Doc:Frida