Buka Inspirative Parenting MTsN 2 Tuban, Kepala Kemenag Tekankan Sinergi Madrasah dan Orang Tua

Kab. Tuban (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, secara resmi membuka kegiatan Inspirative Parenting yang diselenggarakan oleh MTs Negeri 2 Tuban pada Selasa (22/9/2026). Mengangkat tema “Anak Hebat Berasal dari Orang Tua yang Terlibat: Sinergi Orang Tua Hebat, Lahirkan Generasi Pemimpin Masa Depan yang Hebat dan Bermartabat,” acara ini diikuti oleh 230 peserta didik bersama orang tua atau wali murid.

Dalam sambutannya, Umi Kulsum memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala MTsN 2 Tuban atas konsistensinya menyelenggarakan program parenting secara rutin setiap tahun. Ia menilai kegiatan ini sangat krusial untuk merajut sinergi yang kuat antara pihak madrasah dan orang tua dalam mengawal pendidikan anak.
“Apresiasi kepada Kepala Madrasah yang setiap tahun mengadakan parenting. Kegiatan seperti ini penting untuk membangun sinergi antara madrasah dan orang tua,” ujar Umi Kulsum.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga saluran komunikasi yang efektif antara rumah dan madrasah. Menurutnya, orang tua tidak hanya bertugas mendampingi anak di lingkungan keluarga, tetapi juga harus memposisikan diri sebagai mitra strategis madrasah.

Umi Kulsum juga berpesan kepada keluarga besar MTsN 2 Tuban agar senantiasa menjaga marwah madrasah. Ia mengimbau agar segala bentuk keluhan atau persoalan disampaikan secara langsung dan santun kepada pihak madrasah agar segera mendapat tindak lanjut dan bahan evaluasi bersama. “Kalau ada keluhan, sampaikan kepada madrasah sehingga ada perbaikan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Tuban, Ali Maghfur, dalam sambutannya turut mendorong para orang tua untuk tidak pernah lelah memberikan motivasi dan dukungan penuh terhadap proses belajar putra-putrinya.

Acara inti diisi oleh International Grand Master Trainer, Dr. Nafik Palil, yang membawakan materi seputar penguatan peran orang tua dalam membersamai tumbuh kembang anak serta cara membangun komunikasi positif di lingkungan keluarga maupun madrasah.

Puncak kegiatan ditutup dengan sesi inspiratif, di mana para peserta didik menuliskan impian, cita-cita, and harapan masa depan mereka di atas kertas. Suasana haru dan hangat terlihat saat para orang tua mendampingi serta mendoakan langsung impian yang dituliskan oleh anak-anak mereka.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara madrasah, keluarga, and peserta didik diharapkan semakin solid guna melahirkan generasi masa depan yang berkarakter, bermartabat, serta memiliki visi hidup yang positif. (Humas/Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :