
Kab. Tuban(Humas) — Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Tuban memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Aula Gedung PLHUT, Kamis (15/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat pesan spiritual, diawali dengan Khotmil Qur’an dan diakhiri dengan doa bersama.
Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, hadir memberikan sambutan sekaligus mauidzoh hasanah. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan, Khotmil Qur’an yang dilaksanakan bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan ikhtiar untuk meraih syafaat Al-Qur’an. “Al-Qur’an hendaknya tidak hanya dibaca saat peringatan hari besar Islam, tetapi dibiasakan setiap hari, dipahami maknanya, dan diamalkan dalam kehidupan,” ujar Umi Kulsum.
Ia juga mengulas makna mendalam peristiwa Isra Mikraj yang diperingati setiap 27 Rajab, yakni perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat sebanyak 50 waktu. “Rasulullah bolak-balik hingga sepuluh kali memohon keringanan, sehingga akhirnya ditetapkan lima waktu salat bagi umat Islam,” jelasnya.
Menurut Umi Kulsum, salat merupakan sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Kualitas salat menjadi tolok ukur baik tidaknya amalan seorang muslim. “Salat adalah pertanggungjawaban pribadi kita kepada Allah. Jika salatnya baik, insyaallah amalan lainnya juga akan baik. Salat juga melatih disiplin dan ketundukan,” tegasnya.
Mauidzoh hasanah kedua disampaikan oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Mashari. Ia menekankan pentingnya salat sebagai penjaga hubungan vertikal dengan Allah sekaligus hubungan horizontal dengan sesama manusia. “Salat membentuk pribadi yang seimbang, menjaga hubungan dengan Sang Pencipta dan mempererat hubungan sosial, semoga kita bisa menjaga salat kita dan menjaga ekoteologi di sekitar kita,” ungkapnya.
Peringatan Isra Mikraj ini diawali dengan Khotmil Qur’an dua kali khatam yang diikuti oleh seluruh ASN Kemenag Tuban, mulai dari jajaran pimpinan, pejabat fungsional, hingga staf. Kegiatan Khotmil Qur’an dipimpin oleh Kasi PD Pontren, Imam Bukori, dengan doa khatmil Qur’an dipimpin oleh Penyelenggara Zakat Wakaf, Lukman Hakim.
Sementara itu, doa penutup acara dipimpin oleh Plt. Kasubag Tata Usaha, Imam Syafi’i. Peringatan Isra Mikraj tahun ini mengusung tema “Pesan Ekoteologi dalam Peristiwa Isra Mikraj”, yang menegaskan pentingnya kesadaran spiritual dan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah. Acara dipandu oleh staf Bimas Islam, Jarianto. Melalui peringatan ini, ASN Kemenag Tuban diharapkan semakin menguatkan komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai salat, Al-Qur’an, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. (Lai)
Editor: Laidia Maryati