Apel Senin Kemenag Tuban: Pengawas PAI Sosialisasikan CP Terbaru dan Gencarkan “GERCAP Merdeka”

Kab. Tuban (Humas) — Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengikuti Apel Senin Pagi, Senin (10/8/2026). Apel yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Tuban tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kabupaten Tuban, Imam Syafi’i, selaku pembina apel, dengan petugas dari jajaran ASN Seksi PAIS. Dalam amanatnya, Imam Syafi’i menyampaikan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan tugas dan program Pendidikan Agama Islam (PAI), baik di tingkat Kabupaten Tuban maupun program Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah implementasi Capaian Pembelajaran (CP) terbaru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti Tahun 2026. Ketentuan tersebut diatur melalui Keputusan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 020 Tahun 2026, yang merupakan perubahan atas ketentuan sebelumnya.

Imam menjelaskan, saat ini para pengawas PAIS tengah disibukkan dengan kegiatan sosialisasi dan implementasi CP terbaru tersebut di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Tuban.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tantangan tersendiri mengingat jumlah pengawas PAIS yang bertugas hanya delapan orang untuk menjangkau sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Tuban.

“Saat ini para pengawas PAIS sedang fokus mengimplementasikan dan menyosialisasikan Capaian Pembelajaran terbaru PAI dan Budi Pekerti Tahun 2026 ke sekolah-sekolah se-Kabupaten Tuban. Dengan jumlah pengawas yang hanya delapan orang, tentu diperlukan kerja keras dan koordinasi agar sosialisasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Imam Syafi’i.

Selain menyampaikan perkembangan implementasi CP terbaru, Imam juga menginformasikan program Kanwil Kemenag Jawa Timur bertajuk Gerakan Panca PAI Merdeka (GERCAP Merdeka). Program tersebut mengajak satuan pendidikan untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, kecintaan terhadap lingkungan, serta semangat kebangsaan melalui lima gerakan utama.

Lima Gerakan GERCAP Merdeka

Pertama, PAI Berdoa, yang diwujudkan melalui kegiatan khataman Al-Qur’an pada 14–15 Agustus 2026 dan doa bersama pada 16 Agustus 2026.

Kedua, PAI Berlomba, dengan agenda paduan suara pada 24 Agustus 2026 serta berbagai lomba Islami pada 26–27 Agustus 2026.

Ketiga, PAI Berziarah, yang meliputi kegiatan ziarah ke makam pahlawan dan ziarah ke makam keluarga yang direncanakan pada akhir Agustus 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus menghormati jasa para pendahulu dan keluarga.

Keempat, PAI Bertanam, melalui kegiatan menanam pohon dan merawat taman sekolah pada 17–21 Agustus 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik.

Kelima, PAI Berbakti, yang diawali dengan kerja bakti membersihkan masjid pada Senin, 10 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah pada 18–21 Agustus 2026.

Imam Syafi’i berharap seluruh jajaran dan satuan pendidikan dapat mendukung pelaksanaan program tersebut secara aktif. Menurutnya, GERCAP Merdeka bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi menjadi sarana untuk membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai-nilai agama, sosial, nasionalisme, dan kepedulian lingkungan.

“GERCAP Merdeka ini menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai PAI dalam kehidupan nyata. Tidak hanya berdoa dan belajar, tetapi juga berlomba dalam kebaikan, menghormati jasa pahlawan, menjaga lingkungan, serta berbakti kepada masyarakat,” pungkasnya.

Melalui Apel Senin Pagi tersebut, jajaran ASN Kemenag Tuban diharapkan semakin memahami agenda dan prioritas pelaksanaan tugas, khususnya dalam penguatan Pendidikan Agama Islam serta mendukung berbagai program strategis Kemenag Jawa Timur di bidang pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. (Rifa/Lai)

Editor:Laidia Maryati
Doc:Frida/Putri

Share :