
Kab. Tuban (Humas) — Dalam rangka memperkuat sinergi pelayanan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Topit, melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di gereja GPDI El Shaddai Cengkong, yang beralamat di Dusun Cengkong RT.02 / RW. 04 Desa Cengkong Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban .
Gereja GPDI El Shaddai Cengkong digembalakan oleh seorang Pendeta asal Kota Manado Propinsi Sulawesi Utara bernama Nimet Puide. Saat dikonfirmasi di Sekretariat Pastorinya, Nimet Puide mengatakan, gereja GPDI El Shaddai Cengkong berdiri sejak tahun 1994 dan sudah 31 tahun lebih dilayani olehnya. “Dengan total anggota jemaat/umat gereja saat ini berjumlah 31 orang. Karena itu, menurut Nimet Puide, kedepannya ada rencana perluasan area parkir gereja yang saat ini kurang memadai meskipun masih tahap komunikasi.
Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen Topit mengatakan, tujuan Penyuluh Agama Kristen melakukan monev gereja ini adalah untuk memantau efektifitas program pelayanan, memperbarui data gereja dan jumlah umat, menjalin sinergisitas dengan Pendeta Gereja, pembinaan umat dalam menciptakan kerukunan umat beragama, serta memotivasi pihak gereja untuk proaktif dalam berbagai kegiatan bakti sosial kemasyarakatan di lingkungannya.
“Kegiatan monev kami laksanakan hari Senin kemarin. Selain monev gereja juga dilaksanakan bersamaan dengan acara kegiatan bulanan persekutuan doa para Pendeta/ Hamba-hamba Tuhan (JDS / PPHTGD ) se-kabupaten Tuban di tempat yang sama. Hanya tidak dilakukan di gedung gereja tetapi di Sekretariat Pastori Gereja GPDI El Shaddai, mengingat area lingkungan gereja tidak dapat menampung kapasitas kendaraan peserta yang hadir baik roda dua maupun roda empat,” ujar Topit kepada Pranata Humas Kemenag Tuban Laidia Maryati, Selasa (28/4/2026). (Topit)
Editor: Laidia Maryati