RAT dan RARK–RAPB 2026 KPRI Al Mubarok Kemenag Tuban Dorong Inovasi dan Penguatan Tata Kelola

Kab. Tuban (Humas) – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Al Mubarok Kementerian Agama Kabupaten Tuban menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) serta Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RARK–RAPB) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula KH. Hasyim Asy’ari IAINU Tuban, Rabu (16/4/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum selaku pembina koperasi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai koperasi telah berjalan cukup baik, namun sebagian besar program masih terfokus pada layanan simpan pinjam.

Menurutnya, pengurus perlu menghadirkan inovasi dan terobosan baru agar koperasi semakin berkembang. Ia juga menekankan pentingnya rasa kepedulian dan memiliki dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag terhadap koperasi.
“Pengurus harus mampu menjawab kebutuhan anggota. Misalnya kebutuhan rumah atau kendaraan bisa difasilitasi melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Koperasi Al Mubarok harus menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Abdul Afif, berharap tata kelola koperasi semakin baik dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga mengingatkan pentingnya pembaruan terhadap regulasi yang terus berkembang. Ia menambahkan, saat ini koperasi di lingkungan Kemenag Tuban masih didominasi oleh kegiatan simpan pinjam. Di sisi lain, banyak koperasi berbasis masyarakat yang kini mendapat pengawasan ketat dari dinas koperasi bekerja sama dengan aparat kepolisian.

Meski demikian, Abdul Afif memberikan apresiasi terhadap KPRI Al Mubarok yang dinilai mengalami peningkatan kinerja setiap tahun. “Jika koperasi sudah memberikan manfaat, maka itu sudah mencerminkan tujuan utama koperasi. Ke depan, diharapkan loyalitas anggota semakin meningkat,” katanya.

Ketua KPRI Al Mubarok, Imam Syafi’i, dalam laporannya menyampaikan adanya peningkatan jumlah anggota. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 270 anggota, sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi 347 anggota.
Ia menargetkan jumlah anggota akan terus bertambah, khususnya dari satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag Tuban. Ia juga menegaskan bahwa ASN yang telah tergabung dalam koperasi lain, seperti koperasi madrasah, tetap diperbolehkan menjadi anggota KPRI Al Mubarok.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan keuangan oleh pengurus koperasi. Laporan tersebut kemudian mendapatkan evaluasi dari Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tuban sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola yang lebih baik. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :