
Kab. Tuban(Humas) — MTs Manbail Futuh Jenu kembali membuat gebrakan dengan inovasi terbarunya, membuat studio podcast yang di launching oleh Kepala MTs setempat Achmad Zaki Huda, Kamis (22/1/2026). Kepala Madrasah Tsanawiyah dua periode ini menuturkan, dirinya berkeinginan memiliki studio podcast terinspirasi ketika melakukan studi banding pada salah satu MTsN di Kabupaten Malang. Ia melihat ketrampilan anak didik madrasah tsanawiyah tersebut yang berhasil menyita perhatiannya.
Setelah rapat dengan Ketua Yayasan dan dewan guru, terwujudlah studio podcast yang representatif. Ia berharap dengan adanya studio podcast tersebut bisa mendongkrak nilai jual MTs. Manbail Futuh yang dikelolanya. “Kebermanfaatan Studio Podcast kami harapkan bisa sebagai media dakwah dan edukasi digital bagi siswa dan masyarakat, juga untuk melatih keterampilan komunikasi dan literasi digital siswa,” jelasnya.
Selain itu, sarana kreativitas untuk konten keislaman, pelajaran, dan kegiatan madrasah, sebagai pendukung pembelajaran inovatif yang menarik dan fleksibel, juga bisa meningkatkan citra dan publikasi madrasah secara modern,” imbuh pria lulusan UINSA Surabaya ini.
Untuk membekali ilmu dan ketrampilan para calon host dan operator studio podcast tersebut, pihak madrasah tsanawiyah menggandeng Pranata Humas Ahli Madya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Laidia Maryati. Di dampingi operator podcast On Mic Studio Kemenag Tuban Frida, Laidia tampak memberikan materi demi materi mulai apa yang harus dikerjakan host dan operator hingga melatih siswa praktek menjadi host podcast.
“Yang paling penting menyiapkan script pertanyaan, meliputi 5 W 1 H yang merupakan rumus dasar untuk menggali informasi lengkap suatu peristiwa, terdiri dari Apa (What), Siapa (Who), Kapan (When), Di Mana (Where), Mengapa (Why), dan Bagaimana (How) dan siapkan pantun untuk mencairkan suasana, beli es degan utuh di Pantai Kelapa,
jadi siswa MTs Manbail Futuh sungguh bahagia,” papar Laidia disambut tepuk tangan peserta. Dirinya optimis, dengan kemampuan memiliki hampir seribu siswa, podcast ini mampu menjaga eksistensinya.
Ia berpesan, podcast yang sudah sangat representatif ini harus konsisten menjaga tayangan. “Jangan 3 bulan vakum, 1 bulan tampil, tapi buat jadwal secara kontinyu misal 1 minggu sekali atau dua minggu sekali,” imbuhnya. Untuk konten menurutnya di MTs Manbail Futuh tidak akan kehabisan bahan. “Bisa dari kegiatan besar kemudian di podcastkan, prestasi anak didik, kajian keislaman hingga moderasi beragama,” pungkasnya. Usai memberikan materi Laidia dan Achmad Zaki Huda podcast bersama, dengan host ustadz Chilmi. (Lai)
Editor: Laidia Maryati