PTSB, Tingkatkan Integritas dan Profesionalitas Guru Madrasah Kabupaten Tuban melalui Terapi Salat Bahagia

Kab. Tuban (Humas) — Pelatihan Terapi Salat Bahagia (PTSB) batch 9 digelar untuk meningkatkan integritas dan profesionalitas guru madrasah di Kabupaten Tuban. Kegiatan yang diikuti guru MI, MTs, dan MA ini menghadirkan pendiri sekaligus trainer utama PTSB, Prof. Ali Aziz, didampingi Ketua Tim Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim Najib Kusnanto, dan dilaksanakan di MAN 1 Tuban pada Selasa (9/12/2025).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas guru tidak hanya dalam aspek kompetensi mengajar, tetapi juga dalam kekuatan spiritual dan mental.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM) serta agenda Peningkatan Kompetensi Guru (Kata Si Guru) yang diinisiasi KKG–MGMP Rumpun PAI Madrasah Provinsi Jawa Timur. Melalui program tersebut, guru diharapkan mampu mengembangkan profesionalitas berbasis spiritualitas yang berakar pada nilai-nilai Islam.

Dalam penyampaian materinya, Prof. Ali Aziz, Guru Besar Ilmu Dakwah UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menjelaskan, PTSB bukan sekadar pelatihan teknis tata cara salat, tetapi lebih kepada penghayatan makna setiap gerakan dan bacaan. “Salat bukan sekadar ritual wajib, tetapi terapi bagi jiwa. Ia bisa memulihkan hati yang resah atau gelisah,” ujarnya.

Metode PTSB mengajarkan bahwa salat yang dilakukan dengan kesadaran penuh dapat menjadi terapi spiritual dan psikologis yang menumbuhkan ketenangan, kebahagiaan batin, dan optimisme hidup. Peserta juga diperkenalkan pada teknik refleksi spiritual untuk mengubah pikiran negatif, kecemasan, serta kegelisahan menjadi keseimbangan emosi dan kedamaian batin.

Prof. Ali Aziz, yang dikenal melalui karyanya 60 Menit Terapi Salat Bahagia menekankan, guru sebagai pendidik perlu terlebih dahulu memiliki ketenangan jiwa agar dapat menularkannya kepada peserta didik. Karena itu, PTSB diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan madrasah yang lebih kuat, berintegritas, dan profesional.

Pelatihan ini ditutup dengan harapan agar para guru mampu menerapkan nilai-nilai kebahagiaan spiritual dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari, sehingga madrasah di Kabupaten Tuban dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

Share :