Hari Guru Nasional ditetapkan Presiden Soeharto tanggal 25 November 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden nomor 78. Hal itu untuk menunjukkan penghargaan terhadap perjuangan guru yang telah mendidik dan mengajar dengan ketulusan hati. Tak ketinggalan keluarga besar Kemenag Tuban melaksanakan upacara Hari Guru Nasional dan PGRI ke-79, Senin, (25/11/2024).
Upacara ini bertujuan untuk menghormati jasa para guru di Indonesia pada umumnya dan di Kabupaten Tuban pada khususnya. Guru memiliki peran besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Tema yang diambil Hari Guru Nasional tahun ini adalah “Guru Berdaya Indonesia Jaya”.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Umi Kulsum membacakan sambutan Menteri Agama. ” Ditengah peringatan Hari Guru Nasional ini, marilah kita merenungkan langkah bersama untuk memastikan keberdayaan guru,” ujarnya.
Empat langkah tersebut pertama, pentingnya penguatan kompetensi guru. Guru harus terus didukung dengan pelatihan dan akses terhadap internet dan teknologi, agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pembimbing moral.
Kemudian yang kedua, perlunya memberikan penghargaan dan dukungan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan. “Guru dan Tenaga Kependidikan yang sejahtera akan mampu mengabdikan dirinya dengan lebih maksimal. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan inklusif,” lanjutnya.
Ketiga, perlunya meningkatkan kemitraan strategis. Guru harus mampu merangkul orang tua dan komunitas sebagai mitra dalam mendidik. Kolaborasi yang baik akan memperkuat fondasi pendidikan nasional yang pada akhirnya dapat melahirkan sumber daya manusia yang mampu dan memiliki keluhuran budi pekerti.
“Dan yang terakhir, ditengah gempuran informasi dan trend setter budaya asing yang semakin massif, pendidikan karakter sebagai prioritas dari objek pembelajaran oleh guru. Di tengah derasnya tantangan zaman, guru harus menjadi penjaga nilai-nilai moral yang menjadi landasan Indonesia yang maju dan bermartabat,” lanjutnya.
Kita tidak hanya memperingati peran guru dalam perjalanan bangsa, tetapi juga merajut harapan besar untuk masa depan Indonesia. Dengan guru yang berdaya, yang adaptif, inspiratif, dan visioner, kita yakin bahwa Indonesia akan terus melangkah maju, menjadi bangsa yang besar dan jaya di tengah persaingan global.
Usai membacakan sambutan Menteri Agama, Umi Kulsum menyampaikan, Kemenag kabupaten Tuban sudah mengapresiasi guru dengan menggelar AMI (Anugerah Madrasah Inovasi). Ia juga mengucapkan selamat untuk MA Al-Hasaniyyah Sendang Kecamatan Senori pada Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KMPN) sebagai juara 2 kategori Karya Essay mewakili Jawa Timur. Ia berharap ini tidak menjadi satu kelalaian untuk berhenti menorehkan prestasi. “Terus kembangkan kemampuan peserta didik kita,” pungkasnya. (lai)
Editor: Laidia Maryati
