
Kab. Tuban (Humas)—Sebanyak 846 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Tuban mengikuti kegiatan pembinaan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, di Pendopo Krido Manunggal, Selasa (20/1/2026).
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan, berbagai capaian dan prestasi yang diraih Kemenag Kabupaten Tuban merupakan hasil kerja bersama, bukan prestasi individu. Ia mendorong seluruh ASN untuk terus berpikir progresif dan melakukan perubahan di tahun 2026.
“ASN jangan stagnan dan harus memberikan kebermanfaatan. Perlu ada proyeksi, estimasi, dan target yang ingin dicapai. Tahun ini tidak boleh lebih buruk dari tahun sebelumnya,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengabdian total kepada Kementerian Agama. Menurutnya, ASN harus mengabdikan jiwa dan raga untuk Kemenag serta melandasi pekerjaan dengan niat ibadah kepada Allah SWT, bukan semata-mata karena kepentingan pribadi atau pihak lain.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil turut menyinggung program wakaf uang yang bersifat sukarela dan tidak mengikat. Ia menjelaskan, untuk memperoleh sertifikat wakaf, nominal minimal adalah satu juta rupiah, namun jika tidak berkenan, berwakaf dengan nominal kecil seperti sepuluh ribu rupiah pun diperbolehkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, dalam sambutan selamat datangnya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kakanwil Jatim. Ia juga memaparkan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan Kemenag Tuban, antara lain Si Legen, Si Sukma, Podcast Kemenag, Jamlima, Madrasah Ramah Anak, serta Kampung Moderasi Beragama.
Umi Kulsum juga menjelaskan komposisi ASN Kemenag Kabupaten Tuban yang berjumlah 846 orang, terdiri atas 8 pejabat struktural, 628 jabatan fungsional, dan 210 jabatan pelaksana. Jabatan fungsional tersebut meliputi perencana, pranata humas, analis SDM aparatur, arsiparis, pengelola pengadaan barang dan jasa, pengawas madrasah dan pendidikan agama, guru, penghulu, penyuluh agama, pranata pengelola keuangan, pranata komputer, hingga pengawas jaminan produk halal.
Kegiatan pembinaan ini dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting, di antaranya launching program MIKASA (Mari Menikah Usia Dewasa) yang disertai peluncuran lagu “Mikasa” karya Kepala KUA Semanding, Haris Rihandoko, yang diaransemen oleh pemuda Nasrani, Rendra Arfianto. Selain itu, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional.
Acara semakin semarak dengan penayangan video kegiatan dan lomba Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, serta video inovasi dari Kantor Kemenag, KUA, dan madrasah. Pra-acara diisi dengan penampilan Paduan Suara KKRA Kabupaten Tuban dan pentas tari dari MTsN 3 Tuban. Sebelumnya dilakukan pengalungan selendang kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, bersama Ketua DWP Kanwil Kemenag Jatim oleh Kepala Kemenag Tuban yang diiringi grup hadrah dari siswa siswi MAN 1 Tuban. Pada waktu yang sama Ketua DWP Kanwil Kemenag Jatim Ny. Kholilati Bahtiar juga memberikan pembinaan kepada anggota DWP Kemenag Tuban di aula gedung PLHUT. (Lai)
Editor: Laidia Maryati