









Kab. Tuban (Humas) – Sebanyak 25 pasangan calon pengantin mengikuti bimbingan perkawinan yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Revitalisasi Kecamatan Tuban bersama Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban, Rabu (12/8/2026). Berlangsung di Aula Unirow, kegiatan tersebut mengusung tema “Spirit Ekoteologi dalam Gerakan Green and Clean: Menanam Pohon, Melestarikan Kehidupan”. Para calon pengantin mendapatkan berbagai materi sebagai bekal memasuki kehidupan rumah tangga. Materi pertama membahas kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan, pencegahan stunting, dan gizi calon pengantin yang disampaikan dari unsur Dinas Kesehatan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi tentang perencanaan keluarga, ketahanan keluarga, dan Program Bangga Kencana dari PLKB. Fasilitator bimbingan perkawinan Laidia Maryati kemudian memberikan materi mengenai komunikasi dalam rumah tangga, manajemen konflik, dan psikologi perkawinan. Sementara materi penutup mengenai membangun keluarga sakinah maslahah serta hak dan kewajiban suami istri disampaikan Karmuji, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tuban.
Plt. Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban Akhmat Iswoyo mengatakan, bimbingan tersebut menjadi ruang penting untuk mempersiapkan calon pengantin agar memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Calon pengantin perlu mendapatkan bekal yang cukup. Rumah tangga bukan hanya tentang kesiapan pasangan, tetapi juga kesehatan, komunikasi, ketahanan keluarga, pemenuhan hak dan kewajiban, hingga kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, materi yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah pasangan memasuki kehidupan berumah tangga.
Menariknya, bimbingan perkawinan kali ini dipadukan dengan gerakan pelestarian lingkungan. Para calon pengantin mendapatkan Pohon Cinta dan Sertifikat Ekoteologi sebagai simbol komitmen membangun keluarga harmonis sekaligus peduli lingkungan.
Rektor Unirow Prof. Warli menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Bimbingan perkawinan ini bisa menjadi referensi bagi mahasiswa yang notabene merupakan calon pengantin. Kampus harus memberikan kontribusi kepada masyarakat,” katanya.
Camat Tuban Raden Mochamad Dani Ramdhani turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan kepada calon pengantin memiliki manfaat penting dalam mempersiapkan keluarga yang berkualitas.
Usai mengikuti seluruh sesi materi, peserta bersama para pejabat dan tamu undangan melakukan penanaman pohon di halaman belakang Unirow. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban dan Unirow dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, bimbingan perkawinan, dan penguatan moderasi beragama.
Dengan rangkaian tersebut, bimbingan perkawinan tidak hanya menjadi ruang pembekalan sebelum menikah, tetapi juga menjadi momentum menanamkan kesadaran bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat dan menjaga lingkungan. (Lai)
Editor: Laidia Maryati