SOKO – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, menghadiri sekaligus memberikan pembinaan dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) Guru Motivator yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Tuban. Acara yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas SDM sebagai Guru yang Profesional, Inspiratif, dan Berkarakter” ini bertempat di Kantor MWC NU Kecamatan Soko, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari guru madrasah dan sekolah umum dari empat kecamatan, yakni Soko, Parengan, Rengel, dan Grabagan. Hadir pula jajaran pengurus PC Pergunu Tuban sebagai penyelenggara kegiatan.
Dalam sambutannya, Hj. Umi Kulsum menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara Pergunu dengan Kantor Kementerian Agama. Ia berharap Pergunu mampu memetakan kebutuhan guru-guru di lapangan agar program yang dijalankan tepat sasaran.
“Sinergi ini penting agar kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan. Pergunu harus hadir sebagai wadah pemetaan kebutuhan guru untuk kemudian dikoordinasikan dengan Kemenag,” ujar Umi Kulsum.
Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (Asta Protas)
Sesuai dengan arah program Asta Protas Kementerian Agama, Kepala Kantor memberikan pesan khusus mengenai penguatan karakter siswa melalui Kurikulum Berbasis Cinta. Beliau mengungkapkan bahwa Kabupaten Tuban telah terpilih menjadi salah satu pilot project nasional untuk implementasi kurikulum ini.
“Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar teori, tapi harus diimplementasikan hingga dirasakan oleh anak didik. Tujuannya agar kerukunan meningkat dan kasih sayang menjadi karakter dasar siswa,” jelasnya.
Selain aspek karakter, isu Ekoteologi juga menjadi perhatian utama. Melalui program “Satu Siswa Satu Pohon Asuh”, para guru motivator diharapkan mampu menggerakkan siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup sebagai bentuk pengabdian kepada alam.
Madrasah Unggul dan Kesejahteraan Guru
Hj. Umi Kulsum juga memaparkan visi Kemenag Berdampak dengan mendorong madrasah untuk menjadi lembaga yang unggul dan terintegrasi. Hal ini hanya bisa dicapai melalui peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Terkait isu kesejahteraan, beliau memberikan kabar optimis bagi para pendidik madrasah.
“Kementerian Agama terus berupaya maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah melalui berbagai program strategis yang saat ini sedang dijalankan,” tambahnya.
Kegiatan TOT ini diharapkan mampu mencetak guru-guru inspiratif yang tidak hanya pandai dalam mentransfer ilmu, tetapi juga mampu menjadi teladan moral bagi generasi mendatang di Kabupaten Tuban.