
Kab. Tuban (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Revitalisasi Kecamatan Tuban menggandeng Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban dalam kegiatan bimbingan perkawinan yang dipadukan dengan gerakan menanam pohon bertajuk “Spirit Ekoteologi dalam Gerakan Green and Clean: Menanam Pohon, Melestarikan Kehidupan”. Kegiatan tersebut digelar di Aula Unirow, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan lintas sektoral itu dihadiri Rektor Unirow Prof. Warli beserta jajaran, Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI (PPLP PT PGRI) Tuban yang diwakili dosen senior Sujarwoto, Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban beserta jajaran, Camat Tuban Raden Mochamad Dani Ramdhani, para narasumber dan fasilitator bimbingan perkawinan, serta 25 pasangan calon pengantin.
Camat Tuban Raden Mochamad Dani Ramdhani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga keagamaan, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah positif dalam membangun keluarga sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena tidak hanya memberikan bekal kepada calon pengantin dalam membangun rumah tangga, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Plt. Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban, Akhmat Iswoyo mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada calon pengantin bahwa kehidupan rumah tangga tidak hanya berkaitan dengan hubungan pasangan, tetapi juga memiliki dampak sosial dan lingkungan.
“Kami ingin mengajak calon pengantin untuk memahami bahwa rumah tangga yang baik bukan hanya memberikan dampak positif bagi pasangan, tetapi juga bagi lingkungan di sekitarnya. Semangat ekoteologi ini kami dorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap alam dapat diimplementasikan dalam kehidupan keluarga,” terang Akhmat.
Ia menambahkan, ekoteologi merupakan salah satu program Kementerian Agama yang terus digaungkan dari tingkat pusat hingga Kantor Urusan Agama dan satuan kerja di daerah.
Sementara itu, Rektor Unirow Prof. Warli secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyambut baik kerja sama yang untuk pertama kalinya dilakukan antara Unirow dan KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Ini merupakan hal baru bagi kami, sehingga mari bersama-sama mewujudkan kegiatan yang saling memberikan dampak, baik bagi masyarakat maupun lingkungan. Bimbingan perkawinan juga dapat menjadi referensi bagi mahasiswa yang notabene merupakan calon pengantin. Kampus harus mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkap Prof. Warli.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan penyerahan Pohon Cinta dan Sertifikat Ekoteologi sebagai simbol komitmen dalam membangun keluarga harmonis sekaligus memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penyerahan dilakukan secara beruntun dari ketua panitia dari LPM Kampus kepada yayasan, kemudian kepada rektor, KUA, hingga para calon pengantin.
Selanjutnya, seluruh undangan dan calon pengantin bersama-sama menuju halaman belakang Unirow untuk melakukan penanaman pohon. Area penanaman telah ditata dan dihias secara apik sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana semarak dan penuh kebersamaan.
Usai penanaman pohon, KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban dan Unirow juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, bimbingan perkawinan, serta penguatan moderasi beragama.
Sebagai informasi, acara diawali laporan ketua panitia dari pihak Unirow yang disampaikan Nia Nurfitria. Setelah tanam pohon disampaikan beberapa materi.
Materi pertama membahas kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan, pencegahan stunting, dan gizi calon pengantin yang disampaikan oleh dr. Thiwit Nurul Huda dari Rumah Sakit Muhammadyah Tuban.
Materi kedua mengenai perencanaan keluarga, ketahanan keluarga, dan program Bangga Kencana disampaikan oleh Sulistyorini dari PLKB. Selanjutnya, fasilitator bimbingan perkawinan Laidia Maryati menyampaikan materi tentang membangun komunikasi dalam rumah tangga, manajemen konflik, dan psikologi perkawinan.
Sementara materi terakhir, membangun keluarga sakinah maslahah serta hak dan kewajiban suami istri, disampaikan Karmuji, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tuban.
Para calon pengantin tampak mengikuti seluruh sesi dengan antusias hingga kegiatan berakhir. Melalui kolaborasi tersebut, KUA Tuban dan Unirow tidak hanya membekali calon pengantin dengan pengetahuan untuk membangun keluarga yang harmonis, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan berkeluarga.
Gerakan menanam pohon menjadi simbol bahwa membangun keluarga dan menjaga kelestarian alam merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan. Dari keluarga yang harmonis diharapkan tumbuh masyarakat yang peduli, moderat, dan memiliki kesadaran untuk menjaga keberlangsungan kehidupan bagi generasi mendatang. (Lai)
Editor: Laidia Maryati
Doc:Putri/Rifa