PROFIL

Kementerian Agama Kab. Tuban terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 47 Tuban. Kementerian Agama Kab. Tuban Memiliki 6 Satker dan 20 KUA Kecamatan. Kementerian Agama Kab. Tuban akan terus mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

Kabupaten Tuban adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya berada di kabupaten Tuban. Luasnya adalah 1.904,70 km² dan panjang pantai mencapai 65 km. Penduduknya berjumlah 1.117.536  jiwa terdiri dari 551.869 (Laki-laki) dan 565.670 (Perempuran) yang tersebar di 20 Kecamatan (Bancar, Bangilan, Grabagan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Parengan, Plumpang, Rengel, Semanding, Tuban, Senori, Singgahan,Soko, Tambakboyo, Widang ). Tuban disebut sebagai Kota Wali karena Tuban adalah salah satu kota di Jawa yang menjadi pusat penyebaran ajaran Agama Islam namun beberapa kalangan ada yang memberikan julukan sebagai kota tuak karena daerah Tuban sangat terkenal akan penghasil minuman (tuak & legen) yang berasal dari sari bunga siwalan (ental). Beberapa obyek wisata di Tuban yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Makam Wali, contohnya Sunan Bonang, Makam Syeh Maulana Ibrahim Asmaraqandi (Palang), Sunan Bejagung dll. Selain sebagai kota Wali, Tuban dikenal sebagai Kota Seribu Goa karena letak Tuban yang berada pada deretan Pegunungan Kapur Utara. Bahkan beberapa Goa di Tuban terdapat stalaktit dan Stalakmit. Goa yang terkenal di Tuban adalah Goa Akbar, Goa Putri Asih, dll. Tuban terletak di tepi pantai pulau Jawa bagian utara, dengan batas-batas wilayah: utara laut Jawa, sebelah timur Lamongan, sebelah selatan Bojonegoro, dan barat Rembang dan Blora Jawa Tengah.

 

 

Luas wilayah Kabupaten Tuban 183.994.561 Ha, dan wilayah laut seluas 22.068 km2. Letak astronomi Kabupaten Tuban pada koordinat 111o 30′ – 112o 35 BT dan 6o 40′ – 7o 18′ LS. Panjang wilayah pantai 65 km. Ketinggian daratan di Kabupaten Tuban bekisar antara 0 – 500 mdpl. Sebagian besar wilayah Kabupaten Tuban beriklim kering dengan kondisi bervariasi dari agak kering sampai sangat kering yang berada di 19 kecamatan, sedangkan yang beriklim agak basah berada pada 1 kecamatan. Kabupaten Tuban berada pada jalur pantura dan pada deretan pegunungan Kapur Utara. Pegunungan Kapur Utara di Tuban terbentang dari Kecamatan Jatirogo sampai Kecamatan Widang, dan dari Kecamatan Merakurak sampai Kecamatan Soko. Sedangkan wilayah laut, terbentang antara 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Bancar, Kecamatan Tambakboyo, Kecamatan Jenu, Kecamatan Tuban dan Kecamatan Palang. Kabupaten Tuban berada pada ujung Utara dan bagian Barat Jawa Timur yang berada langsung di Perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah atau antara Kabupaten Tuban dan Kabupaten Rembang.Tuban memiliki titik terendah, yakni 0 m dpl (dari permukaan laut) yang berada di Jalur Pantura dan titik tertinggi 500 m yang berada di Kecamatan Grabagan. Tuban juga dilalui oleh Sungai Bengawan Solo yang mengalir dari Solo menuju Gresik.

Seiring kemajuan zaman, Tuban sekarang tidak sepenting dulu. Tuban sekarang sudah mulai dilupakan oleh masyarakat Indonesia, padahal Tuban mengandung nilai sejarah tinggi dan besar peran serta perjuangan masyarakat Tuban dalam melawan penjajah itu sudah mulai luntur dalam dunia pemerintahan Indonesia saat ini. Semen Gresik yang terkenal besar di Indonesia pada masa sekarang juga beroperasi dan mendirikan pabrik di daerah Tuban. Selain itu di Tuban juga terdapat beberapa industri skala internasional, terutama dibidang minyak & Gas. Perusahaan yang beroperasi di Tuban antaralain PETROCHINA (di kecamatan Soko) yang menghasilkan minyak mentah, serta ada juga PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) & PERTAMINA TTU (di kecamatan Jenu)dan pada tahun 2010 dibangun Pabrik Semen Holcim & Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang  dibangun didaerah Jenu

Untuk pendidikan Tuban tidak kalah dengan daerah lain dipulau jawa, sudah sangat sedikit masyarakat Tuban yang buta huruf bahkan tinggal seberapa persennya, untuk pendidikan rata-rata masyarakat sudah mencapai pendidikan SMA/MA. lulusan-lulusan SMA/MA di Tuban sudah banyak yang melanjutkan studinya ke Universitas negeri terkenal seperti ITS, UI, UGM, ITB, UNAIR, UINBRAW, UNDIP, IPB dll.

SEJARAH BERDIRINYA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TUBAN.

1. Kementerian Agama lahir di Indonesia pada tanggal 3 Januari 1946, sampai saat ini diperingati sebagai Hari Amal Bhakti Kementrian Agama. Mulai pertama Kantor Kementerian Agama Kab.Tuban berada di lingkungan Masjid Agung Tuban.

2. Perkembangan masa itu sampai tahun 1965 Kementrian Agama Kab.Tuban menjadi Grouping beberapa dinas.

  • Kantor Dinas Penerangan Agama Islam Kab. Tuban sebagai kepala : Nurjono Basyar (kediaman Jl. Pemuda Tuban).
  • Kantor Dinas Pendidikan Agama Kab. Tuban sebagai kepala : Dirjo Susastro (dari Ponorogo).
  • Kantor Pengadilan Agama Tuban, sebagai ketua : KH. Muchid Ma’sum.

3. Tahun 1965 Kementrian Agama Kab. Tuban terbagi :

  • Kantor Jawatan Penerangan Agama Kab. Tuban, sebagai kepala berurutan : Nurjono Basyar (kediaman Jl. Pemuda Tuban), R Hasbullah, M. Sidig.
  • Kantor Pendidikan Agama Kab. Tuban sebagai kepala : Dirjo Susastro (dari Ponorogo), Moh. Mahdali kediaman depan Masjid Sentono Sunan Bonang Tuban.
  • Kantor Urusan Agama Daerah Tk. II Kab. Tuban sebagai kepala : KH. Murtadji (kediaman Kutorejo Tuban).
  • Kantor Pengadilan Agama Tuban sebagai ketua : KH. Muchid Ma’sum.

4. Tahun 1973/1974 Grouping Kantor menjadi Kantor Perdepag Kab.Tuban (Kantor Perwakilan Departemen Agama Kab. Tuban) dengan susunan organisasi :

  • Kepala Kantor Perdepag Kab. Tuban dijabat : KH. Imam Mujahid (sebelumnya Naib senior Jojongan Singgahan).
  • Sekretaris (sekarang : Kasubbag TU) dijabat : Moh. Sholeh (dari Malang).
  • Seksi Urais (Urusan Aama Islam) dijabat oleh Kasi : KH. Munir, BA. Dibantu Kasubsi-Kasubsi.
  • Seksi Penais (Penerangan Agama Islam) dijabat oleh Kasi : Nurjono Basyar. Dibantu Kasubsi-Kasubsi, diantaranya Kasubbin Inspeksi.
  • Seksi Pendais (Pendidikan Agama Islam) dijabat oleh kasi : R. Abd. Kadir. Ada PPAI (Pemilik Pendidikan Agama Islam) antara lain dijabat KH. Masqudi NS.
  • PBU Haji (Penyelenggara Bimbingan Urusan Haji) dijabat oleh : Djupri Mansyur, BA
  • Pengadilan Agama Kab. Tuban.

5. Tahun 1975 menjadi Kandepag Kab. Tuban (Kantor Departemen Agama Kab. Tuban) Sebagai kepala kantor : Sujuthi Cholil, BcHk. (1978-1983) dari Malang, didampingi :

  • Kasubbag TU
  • Kasi Urais
  • Kasi Penais
  • Kasi Pendais
  • Kasi Pergurais
  • PBU Haji

Semua berkantor di Masjid Agung Tuban, kecuali Pendais di Jl. KH. Musta’in Tuban (dulu terkenal dengan jalan Glender Tuban).

6. Tahun 1978 Kantor Departemen Agama Kab. Tuban pindah tempat di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.47 Tuban pertama kali kepala dijabat oleh PLH. Moh. Sholeh, kemudian berurutan sebagai berikut :

  1. M. Ali Sutrisno (1978-1983)
  2. Moh. Hasan AS (1983-1988)
  3. Abd. Mu’in (1988-1994)
  4. Saifullah (1994-1997)
  5. Moh. Farchan, Msi. (1997-2005)
  6. Sutrisno, SE, MPd. (2005-2009)
  7. Ahmad Rodli, MA. (2009-2010)
  8. Leksono, MPd.I. (2010-2014)

7. Tahun 2010 Kantor Departemen Agama Kab. Tuban menjadi Kantor Kementerian Agama Kab. Tuban, dengan Susunan Organisasi (KMA No.13/2012) sebagai berikut :

  1. Kepala Kantor :  Abd. Wahib, MPd.I. (2014 – sekarang)
  2. Kasubbag TU :  Achmad Badrus Sholeh
  3. Kasi Bimas Islam :  –
  4. Kasi Pendma :  Muchlisin Mufa, MPd.I.
  5. Kasi PD Pontren :  Siti Maulidiyah, SH
  6. Kasi PHU :  Abd. Ghofar, MA
  7. Kasi Pais :  –
  8. Penyelenggara Syari’ah  :  Umi Kulsum, Sag, MPd.I.

DATA PEGAWAI