Sebanyak 80 madrasah se- kabupaten Tuban baik negeri maupun swasta mengikuti Sosialisasi Visitasi Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) yang di gelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Tuban yang digawangi oleh seksi Pendidikan Madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Ahmad Munir memberikan arahan dalam kegiatan tersebut.
“AMI merupakan salah satu geliat madrasah untuk bersaing dengan sekolah, sebuah upaya mendongkrak keberadaan madrasah,” ujarnya.

Untuk itu, madrasah harus siap menjadi madrasah smart yang interpreneur. “Kepala, guru dan siswa semua harus smart, jadikan madrasah sebagai madrasah literasi, sehingga madrasah tidak lagi menjadi pilihan kedua tapi menjadi pilihan pertama,” imbuhnya.

Munir yakin, semua Kepala dan Guru madrasah adalah tokoh di masyarakat. “Secara psikologis sudah unggul, untuk mencapainya kunci utama adalah para guru, ciptakan guru yang profesional di madrasah untuk membuat masyarakat percaya,” ujarnya menyemangati.
Ia menambahkan, kalau gurunya handal, murid juga mengikuti,
selain itu, peran Pengawas Madrasah juga sangat menentukan.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Umi Kulsum menjelaskan AMI merupakan salah satu ikhtiar untuk menciptakan madrasah unggul.

“Ke 80 nominator ini sudah mengumpulkan berkas per 1 Agustus, petunjuk teknis akan dijelaskan oleh Tim AMI dan akan diambil 3 besar dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti tahun depan, dan yang terpenting program ini tidak instan dalam rangka HAB saja, tapi sebuah program yang berkesinambungan,” pungkasnya. (lai)

Editor: Laidia Maryati

Kakankemenag Tuban, Ahmad Munir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *