Kantor Urusan Agama Kecamatan Soko, sebagai KUA Revitalisasi terus berbenah. Kali ini mengundang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban untuk melakukan pembinaan kepada semua ASN baik yang PNS maupun honorer. Tak tanggung-tanggung, tidak hanya ASN KUA, Penyuluh Agama Islam dan P3N, melainkan seluruh guru DPK di wilayah Soko juga di undang sekaligus Dharma Wanita Persatuan KUA Soko.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban menyampaikan peran yang harus dimiliki oleh KUA revitalisasi. “Yang pertama ada penguatan SDM, saya lihat kemarin sudah ada 2 Front Office dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KUA Soko,” kata ia, Rabu (13/07/2022) via telepon.

Ia melanjutkan, KUA revitalisasi harus mengoptimalkan tugas dan fungsi KUA, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan berkesinambungan. “Selain itu juga harus
menjalin kerja sama yang bagus dengan lintas sektoral dan bisa memetakan masalah terkait usia nikah,” imbuhnya.

Pria mantan aktivis PMII UIN Malang ini berpesan kepada semua yang hadir, lima budaya kerja harus menjadi landasan utama dalam bekerja. Menurutnya, lima budaya kerja ASN harus dijadikan ruh dalam setiap pekerjaan. “Prinsip dasar dalam melaksanakan tugas sehari-hari yaitu lima budaya kerja Kementerian Agama, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari mengatakan se Indonesia ada sekitar 400 KUA Revitalisasi. “Di Jawa Timur ada 49 KUA Revitalisasi dan di Tuban ada 2, yakni di KUA Soko dan KUA Tuban kota.

“Khusus KUA revitalisasi ini memang berbeda, nanti harus ada PTSP untuk memudahkan pelayanan masyarakat,” ujarnya. Pihaknya juga terus berbenah bersama KUA revitalisasi untuk pelayanan yang lebih baik. “Sudah kami pesankan backdrop PTSP, nanti Front Office dari PTSP juga kita belikan seragam baru,” akunya.

Revitalisasi KUA telah menetapkan empat tujuan strategis, yaitu: peningkatan kualitas kehidupan umat beragama, penguatan peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagamaan, penguatan program dan layanan keagamaan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan.

Sementara itu, Kepala KUA revitalisasi Soko, Fathurrahman mengaku sangat senang mendapatkan pencerahan dari Kepala Kantor Kemenag dan Kasi Bimas Islam. “Kakankemenag sudah menjelaskan alur pelayanan PTSP, dari tamu yang datang di layani oleh Front Office, kemudian dilanjutkan oleh Back Office dan diproses secara cepat serta akurat,” ucapnya.
Apalagi Kepala Kantor Kemenag Tuban menjanjikan akan segera mengisi aplikasi PTSP jika perangkat sarprasnya sudah siap. (Lai)

Editor: Laidia Maryati

KUA Revitalisasi Kecamatan Soko Terus Berbenah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *