ASN Kementerian Agama Kabupaten Tuban harus bisa mengekang lisan, tangan dan kaki pasca Ramadhan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Kantor Kemenag Tuban, Ahmad Munir, saat memberikan pembinaan dalam Apel Senin pagi (09/05/2022) di halaman kantor.

“Puasa tidak hanya meninggalkan makan minum dan hal yang dilarang lainnya tapi harus bisa mengekang lisan, tangan dan kaki, setelahnya juga harus bisa mengekang perkataan dan perbuatan,” jelas Munir.

Pria asal kota Ledre ini mengajak ASN yang hadir untuk menginspeksi diri sendiri. “Jika kemarin kita sehari selesai satu juz, pasca Ramadhan harus terus dilaksanakan,” imbuhnya.

Pria berpikiran logis ini juga menyampaikan 4 hal yang bisa diambil hikmah
pasca Ramadhan. Pertama tebarkan salam dan kedamaian di manapun berada. Kedua
saling memberi, tidak hanya memberi makan tapi juga memberikan pemahaman kepada yang lain. “Ke tiga selalu menyambung silaturahim, ASN Kemenag harus punya misi bahwa Kemenag adalah rumah besar kita untuk menjaga hubungan dan bersinergi dengan sesama ASN baik antar staf ataupun pimpinan,” ujarnya. Kalau Kemenag kuat insyaallah akan lebih maju. Selain itu juga harus saling koordinasi. Ke empat menjaga sholat malam.

Terakhir pria melek IT ini menyampaikan di hari pertama masuk kerja ini untuk menjalin semangat baru kebersamaan baru dan mengingatkan seluruh unsur yang ada di Kemenag Tuban untuk selalu menjaga integritas secara konsisten. Tak lupa mohon maaf untuk semuanya. Pada kesempatan ini semua ASN tidak ada yang absen. (lai/irn)

Kakankemenag Tuban; Pasca Puasa, ASN Harus Bisa Mengekang Lisan, Tangan dan Kaki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *