Menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Nomor B-2719/Kw.13.2.1/PP.01/6/2020 tanggal 17 Juni 2020, dalam rangka mendukung implementasi kegiatan Komponen 2 Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) Assesment Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI). AKSI adalah Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia yang bertujuan untuk memetakan kemampuan siswa Madrasah demi perbaikan Madrasah di Indonesia.

MIN 2 Tuban menjadi Madrasah yang terpilih dari 17 Madrasah di Jawa Timur untuk menyelenggarakan AKSI. Sehubungan dengan hal tersebut MIN 2 Tuban, Rabu (7/10) mengadakan sosialisasi kepada wali siswa kelas V sejumlah 72 siswa.
“AKSI merupakan pengukuran kompetensi siswa madrasah yang mencakup literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya yang berfungsi memahami hasil belajar individu siswa dan memberi informasi tentang posisi siswa dalam lintasan belajar jangka panjang. Pada pelaksanaannya, AKSI di tingkat Madrasah Ibtidaiyah pada jenjang 5 yang menggantikan UN sebagai syarat kelulusan,” ujar Hudan, Kepala Madrasah tersebut.
“Insyaallah AKSI tahap kedua akan dilaksanakan pada November,” tambah Hudan.

Sementara itu Koordinator Bidang Kesiswaan, Imron, mengatakan
AKSI merupakan penilaian yang menyesuaikan teknologi 4.0, sehingga kedepannya akan menggunakan media perangkat laptop, ataupun komputer dalam pelaksanaannya. Adapun bagi siswa yang belum memiliki media tersebut akan difasilitasi dari Bapak Ibu guru. Sehingga untuk saat ini yang lebih utama siswa menyiapkan diri dengan belajar. “Pada 2020 terfokus pada pengembangan tes dan uji coba AKSI yang diharapkan pada 2022 siswa seluruh Indonesia dapat berpartisipasi dalam AKSI,” pungkasnya. (AF)

Editor: Lai

Sosialisasi AKSI (Assessment Kompetensi Seluruh Indonesia) di MIN 2 TUBAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *