BWI Provinsi Jatim Mediasi Permasalahan Wakaf Di Tuban

Bertempat di aula Kemenag Tuban, Kamis (23/1/2020), Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Jawa Timur beserta tim yang dipimpin langsung oleh Ketua BWI Jatim, KH. Jeje Abdur Rozaq, M.Ag,
mengundang beberapa pihak dalam rapat mediasi untuk penyelesaian permasalahan tanah wakaf di Kabupaten Tuban.

Turut hadir dalam pertemuan ini Tim dari Penais dan Zawa (Penerangan Agama Islam Zakat dan Waqaf) Kanwil Kemenag Jatim, Kemenag Tuban, BWI Tuban beserta Pengurus, KUA Kecamatan Tuban dan Ahli Waris dari Yayasan dan Nadzir wakaf yang masih aktif.

Kepala Kemenag Tuban, Sahid berharap pertemuan hari ini untuk bermusyawarah guna mencari solusi.

“Semua masalah inginnya segera terselesaikan. Kita berharap semua pihak yang hadir memberikan Energi positif untuk terselesaikannya semua masalah ini. Mari mengedepankan akal sehat dan logika demi terselesaikannya masalah,” harapnya.

Sementara itu Ketua BWI Jatim, KH. Jeje Abdur Rozaq mengatakan semua yang bermasalah dalam perwaqafan harus berfikir penyelamatan waqaf.

“Kita berpikir bukan untuk saat ini saja, tapi untuk puluhan dan ratusan tahun yang akan datang, niatkan penyelamatan aset umat Islam. Dan penyelamatan itu di dukung oleh dokumen yang autentik. Jadi mohon kepada semua pihak mengesampingkan masa lalu, berharap bersatu saling memaafkan dan memberi kepercayaan. Waqof Dari perorangan segera di urus milik yayasan, dan dari yayasan ke organisasi lebih baik, ada 3 institusi yang mengatur waqof yakni BWI, Kemenag dan Nadzir, dan waqaf itu sudah lepas dari kita dan telah menjadi harta Allah,” paparnya.

Di temui terpisah Sekretaris BWI kabupaten Tuban, Mashari, mengatakan kegiatan rapat mediasi ini yang mengundang adalah pihak BWI Jatim meskipun tempatnya di Tuban.

“Mengingat beberapa pertimbangan diantaranya adalah karena pertemuan ini pesertanya sudah banyak yang usia lanjut. Sehingga pihak BWI dan Kanwil Kemenag Jatim yang rela turun ke daerah,” paparnya.

Sebagai informasi data tanah wakaf Kabupaten Tuban Awal tahun 2020 ada :
~ Lokasi = 1.964
~ Luas = 2.046.889 m2/187,52 hektar, sudah sertifikat :
~ Lokasi = 1.160
~ Luas = 1.274.526 m2
Sedang yang belum sertifikat :
~ Lokasi = 804
~ Luas = 772.363 m2
Sementara tanah wakaf kecamatan Tuban Awal tahun 2020 ada :
~ Lokasi = 102
~ Luas = 48.230 m2/4,8 hektar, sudah sertifikat :
~ Lokasi = 83
~ Luas = 31.156 m2, yang belum sertifikat:
~ Lokasi = 19
~ Luas = 17’074 m2. (lai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *